Gunung Anak Krakatau Semburkan Lava Pijar, Status Masih Waspada

Rabu, 25 Januari 2023 - 23:04 WIB
loading...
Gunung Anak Krakatau Semburkan Lava Pijar, Status Masih Waspada
Gunung Anak Krakatau yang berada di perairan Selat Sunda, meletus dan menyemburkan lava pijar setinggi 350 meter. Foto/iNews TV/Heri Fulistiawan
A A A
LAMPUNG SELATAN - Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, menunjukkan adanya peningkatan. Hal itu ditandai dengan terjadinya tiga kali letusan, Rabu (25/1/2023) petang. Semburan lava pijar setinggi 350 meter, juga teramati muncul dari kawah.

Baca juga: Anak Gunung Krakatau 3 Kali Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 3 Km

Sejak Selasa (24/1/2023) Gunung Anak Krakatau, terus mengeluarkan material vulkanik dari dalam kawah. Teramati kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal, menyembur dari kawah dan mengarah ke timur.



Data Pos Pantau Gunung Anak Krakatau, menyebutkan, tercatat terjadi gempa dengan amplitudo maksimum 60 milimeter berdurasi 1 menit 12 detik. Warga Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Rudi mengaku tidak khawatir dengan kondisi Gunung Anak Krakatau.

Baca juga: Heboh Makam Syekh Subakir di Tulungagung, Penyebar Islam Asal Persia yang Menumbali Tanah Jawa

"Kami warga yang tinggal di pesisir pantai ini, tidak merasa kawatir dengan adanya letusan Gunung Anak Krakatau. Bagi kami masyarakat di sini, jika terjadi letusan dari Gunung Anak Krakatau, artinya Gunung Anak Krakatau sedang melepaskan energinya secara bertahap," tutur Rudi.

Hingga saat ini, Gunung Anak Krakatau Masih berstatus waspada atau level dua. Masyarakat dilarang mendekati Gunung Anak Krakatau, dengan radius 5 km dari kawah. Hal ini dilakukan, untuk mengantisipasi adanya lontaran lava pijar.

Gunung Anak Krakatau Semburkan Lava Pijar, Status Masih Waspada


Sementara itu, letusan Gunung Anak Krakatau yang tidak terputus, mengakibatkan penurunan jumlah pengunjung objek wisata pantai. Para pengelola juga kewalahan, karena bertebaran batu apung yang terbawa ombak, sehingga mengotori pesisir pantai.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2667 seconds (10.55#12.26)