Cerita Lawak Legendaris Srimulat saat Bermarkas di THR Surabaya
Rabu, 25 Januari 2023 - 22:15 WIB
loading...
A
A
A
Di THR Surabaya, dalam perjalananya Srimulat Review berubah menjadi Srimulat dan lawak menjadi menu utama. Pada periode awal Srimulat, rombongan lawak digawangi oleh Johny Gudel, Raden Slamet, Edi Geyol, Hasilah, Kustini dan lain sebagainya.
Kemudian muncul nama Asmuni, Bambang Gentolet, Basuki, Bendot, Betet, Kadir, Tarzan, Tessy, Basuki, Mamiek Prakoso, Nunung, dan sebagainya. Pada 8 Agustus 1962, yakni jelang persiapan pentas perayaan kemerdekaan 17 Agustus 1962, Gedung THR Surabaya terbakar.
Baca juga: Gubernur Khofifah Dukung KH M Bisri Syansuri Jadi Pahlawan Nasional, Begini Kisah Perjuangannya
Meski tidak ada korban jiwa, insiden kebakaran itu telah meluluh lantakkan sebagian besar kekayaan grup Srimulat. Kekayaan yang diperoleh sebelum menetap di Surabaya. Dalam perjalanannya grup Srimulat kemudian pecah dengan sebagian personilnya lalu bermarkas di Jakarta.
Teguh yang lahir 8 Agustus 1926 di Klaten, Jawa Tengah, meninggal dunia di Solo pada 22 September 1996. Sepeninggal Srimulat yang lebih dulu tutup usia, Teguh sempat menikah dengan Djujuk Djuariah.
Kemudian muncul nama Asmuni, Bambang Gentolet, Basuki, Bendot, Betet, Kadir, Tarzan, Tessy, Basuki, Mamiek Prakoso, Nunung, dan sebagainya. Pada 8 Agustus 1962, yakni jelang persiapan pentas perayaan kemerdekaan 17 Agustus 1962, Gedung THR Surabaya terbakar.
Baca juga: Gubernur Khofifah Dukung KH M Bisri Syansuri Jadi Pahlawan Nasional, Begini Kisah Perjuangannya
Meski tidak ada korban jiwa, insiden kebakaran itu telah meluluh lantakkan sebagian besar kekayaan grup Srimulat. Kekayaan yang diperoleh sebelum menetap di Surabaya. Dalam perjalanannya grup Srimulat kemudian pecah dengan sebagian personilnya lalu bermarkas di Jakarta.
Teguh yang lahir 8 Agustus 1926 di Klaten, Jawa Tengah, meninggal dunia di Solo pada 22 September 1996. Sepeninggal Srimulat yang lebih dulu tutup usia, Teguh sempat menikah dengan Djujuk Djuariah.
(nic)
Lihat Juga :