Bulan Depan Angkutan Alternatif Reguler untuk Pengguna KRL Siap Meluncur
Selasa, 14 Juli 2020 - 15:02 WIB
loading...
A
A
A
Dari evaluasi yang dilakukan, menurut dia, potensi demand ada dan saat ini sedang dilakukan kajian untuk memperkuat rencana peluncuran layanan tersebut. “Bentuk layanan nantinya adalah Bus Jabodetabek Residential Connexion (JR Conn) dengan rute point to point, “ katanya. (Baca juga: 4 Sekolah Tunda Belajar Tatap Muka, Wali Kota Bilang Bekasi Aman Covid-19)
Sifat layanan JR Conn ini titik pemberangkatan bukan dari terminal, namun diupayakan dari titik yang lebih terjangkau dari permukiman calon penumpang (asal) menuju titik tertentu (tujuan) di Jakarta, dengan demikian diharapkan tidak terjadi penumpukan calon penumpang di stasiun ataupun terminal.
Mengenai tarif, tidak mungkin semurah tarif KRL karena tarif KRL sendiri disubsidi pemerintah, namun diupayakan masih dalam batas kewajaran dan terjangkau.
Layanan JR Conn ini juga akan konsisten menerapkan protokol kesehatan sehingga kapasitas penumpang dibatasi maksimal 50% agar ketentuan jaga jarak dapat dipenuhi.
”Aturan protokol kesehatan lainnya seperti pemeriksaan suhu tubuh, penggunaan masker tentu wajib tak hanya bagi pengguna, namun juga awak operator. Bus yang digunakan juga rutin dibersihkan dengan disinfektan,“ ujar Polana.
Sifat layanan JR Conn ini titik pemberangkatan bukan dari terminal, namun diupayakan dari titik yang lebih terjangkau dari permukiman calon penumpang (asal) menuju titik tertentu (tujuan) di Jakarta, dengan demikian diharapkan tidak terjadi penumpukan calon penumpang di stasiun ataupun terminal.
Mengenai tarif, tidak mungkin semurah tarif KRL karena tarif KRL sendiri disubsidi pemerintah, namun diupayakan masih dalam batas kewajaran dan terjangkau.
Layanan JR Conn ini juga akan konsisten menerapkan protokol kesehatan sehingga kapasitas penumpang dibatasi maksimal 50% agar ketentuan jaga jarak dapat dipenuhi.
”Aturan protokol kesehatan lainnya seperti pemeriksaan suhu tubuh, penggunaan masker tentu wajib tak hanya bagi pengguna, namun juga awak operator. Bus yang digunakan juga rutin dibersihkan dengan disinfektan,“ ujar Polana.
(jon)
Lihat Juga :