Gara-gara Konten Biawak, Youtuber Madura Digiring ke Mapolres Sampang
Selasa, 14 Juli 2020 - 13:30 WIB
loading...
Youtuber dari Sampang, Madura digiring ke kantor polisi karena aksinya membuat konten dengan menyeret seekor biawak menggunakan motor.Foto/Tikno Arie
A
A
A
SAMPANG - Salah satu youtuber dari Madura harus berurusan dengan kepolisian. Dia adalah Abdullah,30, warga Desa Larlar, Kecamatan Banyuates, Sampang digiring ke Mapolres Sampang gara-gara konten biawak.
Dia membuat konten menyiksa biawak dengan cara menyeretnya ke jalan raya menggunakan sepeda motor. Perbuatan ini diduga agar kontennya viral yang berujung keuntungan baginya.
Sayangnya, aksi menyiksa binatang melata tersebut justru banjir hujatan dari netizen. Banyak warganet yang tidak terima dengan perlakuan tersebut. Hingga akhirnya kejadian itu masuk telinga kepolisian setempat.
(Baca juga: Khofifah Ajak Ormas Wanita Kembangkan Ketahanan Pangan Nasional )
Tak ingin muncul keresahan di masyarakat, polisi pro aktif dan menindaklajutinya. Abdullan dujemput polisi dan dimintai keterangan di kantor polisi.
Di depan awak media dan petugas, Abdullah menyesal dan mengaku tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. “Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk pihak kepolisian, pegiat media sosial dan seluruh subscriber saya yang selama ini telah mendukung saya,” ujar Abdullah sambil tertunduk malu.
Kasatlantas Polres Sampabng AKP Ayip Rizal mengatakan, aksi nekat Abdullah bisa membahayakan dirinya serta pengguna jalan lain yang bisa saja menyebabkan kecelakaan, maka dari itu Abdullah akhirnya digiring ke Mapolres Sampang. “Malem saya lihat akun youtubenya itu, paginya kami cari di desa larlar,” kata Ayip.
Dia membuat konten menyiksa biawak dengan cara menyeretnya ke jalan raya menggunakan sepeda motor. Perbuatan ini diduga agar kontennya viral yang berujung keuntungan baginya.
Sayangnya, aksi menyiksa binatang melata tersebut justru banjir hujatan dari netizen. Banyak warganet yang tidak terima dengan perlakuan tersebut. Hingga akhirnya kejadian itu masuk telinga kepolisian setempat.
(Baca juga: Khofifah Ajak Ormas Wanita Kembangkan Ketahanan Pangan Nasional )
Tak ingin muncul keresahan di masyarakat, polisi pro aktif dan menindaklajutinya. Abdullan dujemput polisi dan dimintai keterangan di kantor polisi.
Di depan awak media dan petugas, Abdullah menyesal dan mengaku tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. “Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk pihak kepolisian, pegiat media sosial dan seluruh subscriber saya yang selama ini telah mendukung saya,” ujar Abdullah sambil tertunduk malu.
Kasatlantas Polres Sampabng AKP Ayip Rizal mengatakan, aksi nekat Abdullah bisa membahayakan dirinya serta pengguna jalan lain yang bisa saja menyebabkan kecelakaan, maka dari itu Abdullah akhirnya digiring ke Mapolres Sampang. “Malem saya lihat akun youtubenya itu, paginya kami cari di desa larlar,” kata Ayip.
Lihat Juga :