Gelar Pengabdian Masyarakat, Dosen Unpak Bogor Dampingi UKM di Bojonggede
Senin, 23 Januari 2023 - 18:08 WIB
loading...
Sejumlah dosen Universitas Pakuan (Unpak) Bogor ditunjuk memberikan pendampingan pelaku usaha kecil menengah (UKM) di di Bojonggede, Kabupaten Bogor.Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Universitas Pakuan (Unpak) Bogor melaksanakan Program Pengabdian Masyarakat di Bojonggede, Kabupaten Bogor. Sejumlah dosen ditunjuk memberikan pendampingan pelaku usaha kecil menengah (UKM) di daerah tersebut.
UKM yang dipilih adalah Lasagna Ummi Hanny yang memproduksi lasagna, pasta berisi daging cincang dan bahan-bahan lain seperti sayur, ikan serta keju yang dipanggang hingga benar-benar matang.
Sebagai pendamping adalah tim yang terdiri dari ketua pelaksana Hermawan (dosen Program Studi Ilmu Komputer) dan anggota Adriana Sari Aryani (dosen Program Studi Ilmu Komputer), Kotim Subandi (dosen Program Studi Ilmu Komputer), dan Dinar Munggaran Achmad (dosen Program Studi Ilmu Komputer).
"Lasagna telah populer di Indonesia. Lasagna Ummi Hunny di Bogor adalah salah satu usaha kecil masyarakat yang memproduksi dan menjual produk ini secara langsung," kata Hermawan dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/1/2023).
Menurutnya, UKM ini memproduksi 150 cup lasagna dalam waktu kerja delapan jam setiap hari. Produksi menggunakan 2 unit oven kompor yang menggunakan gas nonsubsidi. Produksi lasagna dilakukan di dapur tempat tinggal tetapi sudah ditata cukup baik.
UKM yang dipilih adalah Lasagna Ummi Hanny yang memproduksi lasagna, pasta berisi daging cincang dan bahan-bahan lain seperti sayur, ikan serta keju yang dipanggang hingga benar-benar matang.
Sebagai pendamping adalah tim yang terdiri dari ketua pelaksana Hermawan (dosen Program Studi Ilmu Komputer) dan anggota Adriana Sari Aryani (dosen Program Studi Ilmu Komputer), Kotim Subandi (dosen Program Studi Ilmu Komputer), dan Dinar Munggaran Achmad (dosen Program Studi Ilmu Komputer).
"Lasagna telah populer di Indonesia. Lasagna Ummi Hunny di Bogor adalah salah satu usaha kecil masyarakat yang memproduksi dan menjual produk ini secara langsung," kata Hermawan dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/1/2023).
Menurutnya, UKM ini memproduksi 150 cup lasagna dalam waktu kerja delapan jam setiap hari. Produksi menggunakan 2 unit oven kompor yang menggunakan gas nonsubsidi. Produksi lasagna dilakukan di dapur tempat tinggal tetapi sudah ditata cukup baik.
Lihat Juga :