Parah! Kecanduan Film Porno, Kepala Sekolah SD di Banyuwangi Cabuli Murid di Ruang Guru
Kamis, 19 Januari 2023 - 21:21 WIB
loading...
Oknum kepala sekolah SD di Banyuwangi, Jawa Timur berinisial M (48) ditangkap polisi karena mencabuli tiga siswinya di ruang guru dan di atas motor. Foto/Ist
A
A
A
BANYUWANGI - Seorang oknum kepala sekolah SD di Banyuwangi, Jawa Timur ditangkap polisi karena mencabuli tiga siswinya di beberapa lokasi. Pengakuan ini disampaikan pelaku berinisial M (48) Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi saat diperiksa.
Wakasatreskrim Polresta Banyuwangi, AKP Badrodin Hidayat mengatakan aksi cabul M dilakukan sejak 2016 dan baru terungkap 2023 ini. Ada tiga korban yakni anak perempuan yang sementara ini sudah teridentifikasi. Ketiganya masih berusia di bawah umur.
Baca juga: Tak Kuat Lihat Kemolekan Muridnya, Kepala Sekolah di OKU Bertahun-tahun Cabuli Siswanya
"Dilakukan di tempat yang berbeda. Aksi pencabulan dilakukan di ruang guru dan di atas sepeda motor," kata Wakasatreskrim Polresta Banyuwangi AKP Badrodin Hidayat, Kamis (19/1/2023).
Dua korban dicabuli sejak 2016 hingga 2018 di ruang guru. Korban masih berusia sekitar 7 tahun saat pencabulan pertama kali dilakukan. Saat ini kedua korban sudah berusia 13 tahun dan lulus dari sekolah itu.
"Korban diiming-imingi uang oleh tersangka dan diancam untuk tidak membocorkan ke siapa-siapa," ujarnya.
Wakasatreskrim Polresta Banyuwangi, AKP Badrodin Hidayat mengatakan aksi cabul M dilakukan sejak 2016 dan baru terungkap 2023 ini. Ada tiga korban yakni anak perempuan yang sementara ini sudah teridentifikasi. Ketiganya masih berusia di bawah umur.
Baca juga: Tak Kuat Lihat Kemolekan Muridnya, Kepala Sekolah di OKU Bertahun-tahun Cabuli Siswanya
"Dilakukan di tempat yang berbeda. Aksi pencabulan dilakukan di ruang guru dan di atas sepeda motor," kata Wakasatreskrim Polresta Banyuwangi AKP Badrodin Hidayat, Kamis (19/1/2023).
Dua korban dicabuli sejak 2016 hingga 2018 di ruang guru. Korban masih berusia sekitar 7 tahun saat pencabulan pertama kali dilakukan. Saat ini kedua korban sudah berusia 13 tahun dan lulus dari sekolah itu.
"Korban diiming-imingi uang oleh tersangka dan diancam untuk tidak membocorkan ke siapa-siapa," ujarnya.
Lihat Juga :