Warga Miskin Berkurang 17.360 orang, Ridwan Kamil Ungkap Strategi Tekan Kemiskinan
Kamis, 19 Januari 2023 - 16:29 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Menkeu Sebut 60% Warga Miskin Sudah Dapat Bansos
Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jabar, Fani Cahyandito mengatakan, kondisi penurunan kemiskinan di Jabar lebih baik jika dibandingkan dengan data secara nasional.
Secara nasional, angka kemiskinan justru mengalami kenaikan antara Maret-September 2022, yakni sebesar 0,03 persen poin. Menurut Fani, penurunan kemiskinan di Jabar perlu mendapatkan apresiasi di tengah naiknya angka kemiskinan nasional.
"Artinya program-progran di Jabar berjalan efektif, kena sasaran betul," tegas Fani dalam keterangan resminya, Kamis (19/1/2023).
Beberapa program yang dinilai berhasil dan berdampak pada pengurangan angka kemiskinan di Jabar melalui pemberayaan ekonomi masyarakat, di antaranya program OPOP (One Pesantren One Product), OVOP (One Viilage One Company), Petani Milenial hingga penyaluran Kredit Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera).
Kemudian, program pengurangan beban biaya hidup masyarakat juga bisa dilaksanakan tepat waktu dan sasaran, seperti sekolah gratis, bantuan biaya kesehatan hingga bantuan sosial.
"Sejak sosialisasi hingga pendampingan program dari Pemprov Jabar dengan mitra bisa berjalan dengan sangat baik," paparnya.
Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jabar, Fani Cahyandito mengatakan, kondisi penurunan kemiskinan di Jabar lebih baik jika dibandingkan dengan data secara nasional.
Secara nasional, angka kemiskinan justru mengalami kenaikan antara Maret-September 2022, yakni sebesar 0,03 persen poin. Menurut Fani, penurunan kemiskinan di Jabar perlu mendapatkan apresiasi di tengah naiknya angka kemiskinan nasional.
"Artinya program-progran di Jabar berjalan efektif, kena sasaran betul," tegas Fani dalam keterangan resminya, Kamis (19/1/2023).
Beberapa program yang dinilai berhasil dan berdampak pada pengurangan angka kemiskinan di Jabar melalui pemberayaan ekonomi masyarakat, di antaranya program OPOP (One Pesantren One Product), OVOP (One Viilage One Company), Petani Milenial hingga penyaluran Kredit Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera).
Kemudian, program pengurangan beban biaya hidup masyarakat juga bisa dilaksanakan tepat waktu dan sasaran, seperti sekolah gratis, bantuan biaya kesehatan hingga bantuan sosial.
"Sejak sosialisasi hingga pendampingan program dari Pemprov Jabar dengan mitra bisa berjalan dengan sangat baik," paparnya.
Lihat Juga :