Dugaan Korupsi Bansos DKI 2020, DPRD Panggil PD Pasar Jaya
Senin, 16 Januari 2023 - 17:35 WIB
Sebelumnya, pegiat media sosial Rudi Valinka lewat laman Twitter pribadinya @kurawa mencuit soal temuan dugaan korupsi Bansos DKI Tahun 2020 senilai Rp2,85 Triliun. Baca juga: Dinsos DKI Buka Suara Soal 1.000 Ton Beras Busuk di Jaktim
Temuan penimbunan beras Bansos milik Perumda Pasar Jaya Tahun Anggaran 2020 tersimpan di sebuah gudang kawasan industri Pulogadung, Jakarta Timur. Anggaran Bansos DKI 2020 menggunakan APBD DKI senilai Rp3,65 Triliun dalam bentuk paket sembako.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial DKI Jakara, Premi Lasari menepis isu dugaan korupsi bantuan sosial (Bansos) Covid-19 yang dilakukan PD Pasar Jaya senilai Rp2,85 Triliun. Menurutnya kontrak dengan PD Pasar Jaya berakhir 31 Desember 2020 lalu.
”Intinya memang kalau kami sih memang pernah berkontrak dengan PD Pasar Jaya. Tetapi kan kontrak itu berakhir di 31 Desember 2020," kata Premi kepada awak media di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (13/1/2023).
Temuan penimbunan beras Bansos milik Perumda Pasar Jaya Tahun Anggaran 2020 tersimpan di sebuah gudang kawasan industri Pulogadung, Jakarta Timur. Anggaran Bansos DKI 2020 menggunakan APBD DKI senilai Rp3,65 Triliun dalam bentuk paket sembako.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial DKI Jakara, Premi Lasari menepis isu dugaan korupsi bantuan sosial (Bansos) Covid-19 yang dilakukan PD Pasar Jaya senilai Rp2,85 Triliun. Menurutnya kontrak dengan PD Pasar Jaya berakhir 31 Desember 2020 lalu.
”Intinya memang kalau kami sih memang pernah berkontrak dengan PD Pasar Jaya. Tetapi kan kontrak itu berakhir di 31 Desember 2020," kata Premi kepada awak media di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (13/1/2023).
(ams)
Lihat Juga :