17 Pekerja Migran asal Blitar Meninggal di Luar Negeri, 10 Dideportasi
Senin, 16 Januari 2023 - 14:00 WIB
Ilustrasi pekerja migran. Foto: Istimewa
BLITAR - Sebanyak 17 orang buruh migran asal Kabupaten Blitar, Jawa Timur, meninggal dunia di luar negeri sepanjang tahun 2022. Beberapa di antara buruh migran yang meninggal dunia disebabkan kecelakaan kerja.
“Sepanjang tahun 2022 jumlah PMI yang meninggal dunia 17 orang,” ujar Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Kabupaten Blitar, Yopie Kharisma Sanusi kepada wartawan, Senin (16/1/2023).
Dari 17 buruh migran yang meninggal dunia itu, 7 di antaranya berjenis kelamin perempuan. Selebihnya laki-laki. Selain di Taiwan, ada juga buruh migran yang meninggal dunia, di Hongkong.
Baca juga: Lindungi Pekerja Migran, Kemnaker Gandeng Polri
Dibanding tahun 2021 sebanyak 12 orang, jumlah buruh migran asal Kabupaten Blitar yang meninggal dunia pada tahun 2022 terhitung lebih tinggi.
Selain kecelakaan kerja, penyebab kematian 17 buruh migran itu dikarenakan sakit. Yang bersangkutan sempat menjalani perawatan di negara tempat bekerja, namun nyawanya tetap tak tertolong.
“Sepanjang tahun 2022 jumlah PMI yang meninggal dunia 17 orang,” ujar Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Kabupaten Blitar, Yopie Kharisma Sanusi kepada wartawan, Senin (16/1/2023).
Dari 17 buruh migran yang meninggal dunia itu, 7 di antaranya berjenis kelamin perempuan. Selebihnya laki-laki. Selain di Taiwan, ada juga buruh migran yang meninggal dunia, di Hongkong.
Baca juga: Lindungi Pekerja Migran, Kemnaker Gandeng Polri
Dibanding tahun 2021 sebanyak 12 orang, jumlah buruh migran asal Kabupaten Blitar yang meninggal dunia pada tahun 2022 terhitung lebih tinggi.
Selain kecelakaan kerja, penyebab kematian 17 buruh migran itu dikarenakan sakit. Yang bersangkutan sempat menjalani perawatan di negara tempat bekerja, namun nyawanya tetap tak tertolong.
Lihat Juga :