Kasus COVID-19 di Cimahi Kebanyakan Impor Dibawa Pendatang

Senin, 13 Juli 2020 - 17:13 WIB
Pasalnya penularan COVID-19 sekarang ini lebih rentan terjadi terhadap kontak erat. Seperti dari kepala keluarga usai melakukan perjalanan dari luar wilayah kemudian tanpa disadari menularkan kepada anak dan istrinya. "Bagi yang sudah melakukan perjalanan luar daerah dan mau di-swab test kami fasilitasi gratis karena masuk kategori OTG,” sebutnya.

Menurutnya, pelaku perjalanan sendiri menjadi salah satu penyebab penularan. Seperti sebelumnya yang muncul dari kluster kegiatan keagamaan di Lembang, KBB. Untuk itu dirinya mengimbau kepada warga untuk proaktif melapor atau datang ke puskesmas memeriksakan kondisinya. Yang disyukurinya adalah dari tingkat kesembuhan atau recovery rate-nya saat ini terbilang cepat sekitar dua minggu. (Baca: Warga Majalengka Positif COVID-19 Bertambah, Termasuk TKI Ety )

Secara keseluruhan, lanjut Rini, kasus Covid-19 di Kota Cimahi bisa dibilang mulai terkendali. Berdasarkan data terkini, jumlah kasus terkonfirmasi positif masih bertahan pada angka 108 orang. Rinciannya, yang masih terkonfirmasi positif ada 26, yang sudah sembuh 78, dan yang terkonfirmasi meninggal 4. Kasus terkonfirmasi positif aktif tersebar di 8 kelurahan di Kota Cimahi.

"Sekarang proses penyembuhannya sekitar dua pekan kalau di awal-awal hingga tiga bulan. Jadi cukup bagus pengendaliannya," pungkas dia.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!