Dialog Kebangsaan Digelar di Bandung, Dihadiri Tokoh Se-Jabar
Kamis, 12 Januari 2023 - 08:50 WIB
Dialog dihadiri mantan Gubernur BI Burhanudin Abdullah, mantan Kepala Staf AL Laksamana Pur TNI Ade Supandi, mantan Wakapolri Letjen Pur Pol Nanan Soekarna, mantan Wagub Jabar Nu’man Abdul Hakim, mantan Ketua DPRD Jabar Eka Santosa.
Selanjutnya mantan aktivis advokat Dindin S Maolani, Ketum AMS Noery Panji, Rektor Uninus Prof Obsatar Sinaga, Waka DPRD Jabar Amien Soeparmin, dan pengusaha Perry Tristianto serta tokoh budaya hingga pimpinan Ormas.
Baca juga: Perkuat Pencegahan Paham Radikal Terorisme lewat Dialog Kebangsaan
Sementara Direktur HD Sutisno Institute Agung Suryamal saat membuka forum Dialog Kebangsaan mengatakan bahwa karakter bangsa yang kuat tentu tidak akan hadir begitu saja, dan harus disiapkan bersama.
"Maka, hari ini saya undang langsung pakar pembangunan karakter yang merupakan sahabat saya juga, Pak Ary Ginanjar. Saya berharap Pak Ary bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat Indonesia di tengah keterbelahan," katanya.
Diharapkan dialog ini bisa saling mempererat harmonisasi, solidaritas tinggi. Ary Ginanjar dalam kesempatan itu mengingatkan bahwa tidak berubah nasib suatu kaum sebelum mereka mengubah jiwanya.
Selanjutnya mantan aktivis advokat Dindin S Maolani, Ketum AMS Noery Panji, Rektor Uninus Prof Obsatar Sinaga, Waka DPRD Jabar Amien Soeparmin, dan pengusaha Perry Tristianto serta tokoh budaya hingga pimpinan Ormas.
Baca juga: Perkuat Pencegahan Paham Radikal Terorisme lewat Dialog Kebangsaan
Sementara Direktur HD Sutisno Institute Agung Suryamal saat membuka forum Dialog Kebangsaan mengatakan bahwa karakter bangsa yang kuat tentu tidak akan hadir begitu saja, dan harus disiapkan bersama.
"Maka, hari ini saya undang langsung pakar pembangunan karakter yang merupakan sahabat saya juga, Pak Ary Ginanjar. Saya berharap Pak Ary bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat Indonesia di tengah keterbelahan," katanya.
Diharapkan dialog ini bisa saling mempererat harmonisasi, solidaritas tinggi. Ary Ginanjar dalam kesempatan itu mengingatkan bahwa tidak berubah nasib suatu kaum sebelum mereka mengubah jiwanya.
Lihat Juga :