Nenek di Blitar Hidup Sebatang Kara di Gubuk Tengah Hutan

Senin, 13 Juli 2020 - 10:15 WIB
"Ya begini ini, airnya masuk kalau hujan. Sebelah timur saya tutup. Kalau masak ya di sebelah timur," ujar nenek Moah.

(Baca juga: Pandemi COVID-19, Wisata Air di Kota Malang Diserbu Wisatawan )

Dia mengaungkapkan, untuk kebutuhan makan sehari-hari, dia mencari kayu bakar untuk dijual atau ditukarkan dengan makanan. Selain itu, nenek ini juga sering diberi makanan oleh warga sekitar.

Menurut Suwanto, warga Desa Pagerwojo, nenek ini bukan mengharapkan kemewahan. "Baginya, dapat terus bernafas dan melihat dunia adalah anugerah untuk mengarungi sisa hidupnya," kata Suwanto.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!