Keterserapan Pendidikan Sistem Daring Hasilnya Akan Berbeda-beda

Sabtu, 11 Juli 2020 - 19:08 WIB
Anggota Komisi E DPRD Jateng, Zen Adv saat menjadi pembicara Diskusi Prime Topic di Petra Room Hotel Noormans Semarang, Jumat (10/7/2020). Foto: IST
SEMARANG - Anggota Komisi E DPRD Jateng , Zen Adv menyatakan pembelajaran dengan sistem daring yang diterapkan selama pandemi COVID-19 ini, memang cukup efektif.

Hanya hasil keterserapan dalam pendidikan sistem daring akan berbeda-beda karena dipengaruhi oleh berbagai kondisi, seperti SDM, alam dan lain-lain.



Itu disampaikan Zen dalam Diskusi Prime Topic dengan tema: Pendidikan di masa COVID-19 yang berlangsung Petra Room Hotel Noormans Semarang, Jumat (10/7/2020).

"Memang ini tidak terduga. Ibarat orang Jawa bilang: mak jejagik. Tapi mau bagaimana lagi? Dan ini dengan melibatkan orang tua untuk turut mendidik anaknya di masa pandemi COVID-19 ini membuktikan bahwa komitmen pendidikan berawal dari keluarga. Bukan cuma di sekolah. Sedangkan saat ini konsep pendidikan di masa pandemi harus siap dengan konsep apapun. Mau konsep hijau, kuning, merah," ujar Zen.

Dia mengatakan, hak pendidikan anak-anak jangan sampai terganggu. Apalagi di masa pandemi COVID-19 ini. “Kondisi semacam ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua,” ujarnya.(Baca juga : PPDB Selesai, Sekolah Dilarang Pungli )

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Jumeri, melalui Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Dr Padmaningrum SH MPd mengatakan, bahwa dalam sistem pembelajaran daring yang berhasil cuma 30-40%. Sebab masih banyak sekolah yang mendadak harus menghadapi kondisi di masa pandemi ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!