Temukan Kenyamanan di Kota Kecil, Kisah Pendeta Aresto Pandiangan
Jum'at, 23 Desember 2022 - 14:20 WIB
Dia tinggal di kediaman belakang Gereja, bersama isteri dan kedua orang anaknya. Keluarganya merasa sangat nyaman berada di Rembang. Ada sejumlah faktor yang paling terasa, yaitu pantai, kuliner khas pantai, dan masyarakatnya yang ramah, masih kental rasa kekeluargaan.
“Hubungan saya dengan umat terasa seperti tidak ada sekat. Kami sudah seperti keluarga, saling memperhatikan, saling mengasihi dan membantu. Tapi secara umum, memang khas masyarakat Jawa Tengah, umumnya ramah, guyup," imbuh Albert.
Baca: Inilah Deretan Universitas Katolik Tertua di Indonesia
Hal itu menurutnya selaras dengan pesan Natal tahun ini. Masyarakat boleh merasakan suka cita, kebahagiaan, dengan tetap saling mengasihi sebagai sesama manusia.
“Kita semua saling menjaga keamanan, kedamaian, dan menjaga keselamatan kita bersama," tandasnya.
Ditanya tentang rangkaian kegiatan merayakan Natal, Pendeta Albert memperinci pada hari Sabtu (24/12) pukul 16.30 Wib, berlangsung kebaktian malam Natal, kemudian hari Minggu (25/12) pukul 09.00 Wib digelar perayaan Natal.
“Hubungan saya dengan umat terasa seperti tidak ada sekat. Kami sudah seperti keluarga, saling memperhatikan, saling mengasihi dan membantu. Tapi secara umum, memang khas masyarakat Jawa Tengah, umumnya ramah, guyup," imbuh Albert.
Baca: Inilah Deretan Universitas Katolik Tertua di Indonesia
Hal itu menurutnya selaras dengan pesan Natal tahun ini. Masyarakat boleh merasakan suka cita, kebahagiaan, dengan tetap saling mengasihi sebagai sesama manusia.
“Kita semua saling menjaga keamanan, kedamaian, dan menjaga keselamatan kita bersama," tandasnya.
Ditanya tentang rangkaian kegiatan merayakan Natal, Pendeta Albert memperinci pada hari Sabtu (24/12) pukul 16.30 Wib, berlangsung kebaktian malam Natal, kemudian hari Minggu (25/12) pukul 09.00 Wib digelar perayaan Natal.
Lihat Juga :