Ibas Dorong UMKM Keripik Tempe di Trenggalek Naik Kelas
Rabu, 21 Desember 2022 - 13:24 WIB
Pada kunjungannya ke sentra UMKM keripik tempe sagu di Desa Bendorejo, Ibas mencoba langsung proses produksi. Mulai mencelupkan ke air garam dan langsung digoreng di kuali besar.
“Ini saya coba langsung keripiknya, baru digoreng sekali saja rasanya sudah nyuus. Apalagi kalau digoreng dua kali, rasanya nyuus, mantep,” katanya saat mencoba keripik tempe.
Dia berharap Usaha Mikro Kecil dan Mandiri (UMKM) di Desa Bendorejo berupa keripik tempe terus maju dan berkembang.
Baca juga: Sempat Mogok Produksi, Perajin Tempe Surabaya Kini Andalkan Dua Siasat
"Semoga UMKM-UMKM seperti ini jangan sampai punah, tetapi terus berkembang. Mungkin tidak hanya keripik tempe sagu saja produksinya, tetapi bisa juga keripik sale pisang, atau keripik-keripik lainnya agar Trenggalek terus maju," imbuh Ibas.
Perajin tempe keripik di Desa Bendorejo mulai berproduksi sejak 2008. Saat ini bisa menghasilkan lebih dari 500 bungkus setiap harinya.
“Ini saya coba langsung keripiknya, baru digoreng sekali saja rasanya sudah nyuus. Apalagi kalau digoreng dua kali, rasanya nyuus, mantep,” katanya saat mencoba keripik tempe.
Dia berharap Usaha Mikro Kecil dan Mandiri (UMKM) di Desa Bendorejo berupa keripik tempe terus maju dan berkembang.
Baca juga: Sempat Mogok Produksi, Perajin Tempe Surabaya Kini Andalkan Dua Siasat
"Semoga UMKM-UMKM seperti ini jangan sampai punah, tetapi terus berkembang. Mungkin tidak hanya keripik tempe sagu saja produksinya, tetapi bisa juga keripik sale pisang, atau keripik-keripik lainnya agar Trenggalek terus maju," imbuh Ibas.
Perajin tempe keripik di Desa Bendorejo mulai berproduksi sejak 2008. Saat ini bisa menghasilkan lebih dari 500 bungkus setiap harinya.
Lihat Juga :