Cegah Stunting Sedari Dini, Ganjar Sosialisasi Jo Kawin Bocah
Kamis, 08 Desember 2022 - 13:06 WIB
"Itu diminta untuk minum pil penambah darah setiap minggu sehingga betul-betul disiapkan sebagai seorang ibu kelak dan betul-betul sejak dini remaja-remaja putri itu menjadi sehat," tuturnya.
Ganjar mengatakan, sosialisai ini merupakan langkah yang efektif agar para siswi mengetahui edukasi-edukasi terkait stunting dan pernikahan dini. Ganjar berharap, pencegahan dini sedari dini ini bisa berhasil. Baca juga: 4 Negara dengan Janda Terbanyak, Pernikahan Dini dan Pandemi Jadi Penyebab Tertinggi
"Saya kira ini contoh yang cukup bagus, yang riil, yang konkret yang dipersiapkan jauh hari, sebelum mereka nanti memasuki masa perkawinan," tandasnya.
Sebagai informasi, Ganjar berhasil menurunkan angka stunting di Jateng menjadi 31% pada 2018, dan menjadi 19,9% pada 2021. Ganjar pun menargetkan penurunan angka stunting sebanyak 3,5% per tahun.
Ganjar mengatakan, sosialisai ini merupakan langkah yang efektif agar para siswi mengetahui edukasi-edukasi terkait stunting dan pernikahan dini. Ganjar berharap, pencegahan dini sedari dini ini bisa berhasil. Baca juga: 4 Negara dengan Janda Terbanyak, Pernikahan Dini dan Pandemi Jadi Penyebab Tertinggi
"Saya kira ini contoh yang cukup bagus, yang riil, yang konkret yang dipersiapkan jauh hari, sebelum mereka nanti memasuki masa perkawinan," tandasnya.
Sebagai informasi, Ganjar berhasil menurunkan angka stunting di Jateng menjadi 31% pada 2018, dan menjadi 19,9% pada 2021. Ganjar pun menargetkan penurunan angka stunting sebanyak 3,5% per tahun.
(poe)
Lihat Juga :