TBC di Kabupaten Bekasi Mengganas, Tembus 16.000 Kasus
Kamis, 24 November 2022 - 21:20 WIB
Baca juga: Waspada! 103.000 Warga Jabar Tertular TBC, Terbesar di Indonesia
Satriani menyebut, kehadiran Konsorsium Komunikasi Penabulu-STPI berkomitmen bersama mendukung terlibatnya lintas Sektoral dalam jejaring DPPM di Kabupaten Bekasi yang melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, selaku Kepala Seksi P2PM Program Tuberkulosis.
"Keterlibatan ini penting untuk mendorong munculnya kebijakan dan dukungan pemangku kepentingan dalam eliminasi TBC di daerah," ungkapnya.
Dalam rangka mendukung pendekatan District-Based Public-Private Mix (DPPM), PR Konsorsium Penabulu-STPI ikut serta mengambil peran untuk memperkuat jejaring layanan TBC serta pendampingan pasien berbasis komunitas.
Sementara itu, Manager Jawa Barat Konsorsium Komunitas Penabulu-STPI Bambang Eko Budi Yanto SR mengatakan, terdapat 18 provinsi dan 77 kabupaten/kota wilayah kerja prioritas untuk dukungan komunitas dalam implementasi DPPM. Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bekasi menjadi salah satu wilayah kerja.
Satriani menyebut, kehadiran Konsorsium Komunikasi Penabulu-STPI berkomitmen bersama mendukung terlibatnya lintas Sektoral dalam jejaring DPPM di Kabupaten Bekasi yang melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, selaku Kepala Seksi P2PM Program Tuberkulosis.
"Keterlibatan ini penting untuk mendorong munculnya kebijakan dan dukungan pemangku kepentingan dalam eliminasi TBC di daerah," ungkapnya.
Dalam rangka mendukung pendekatan District-Based Public-Private Mix (DPPM), PR Konsorsium Penabulu-STPI ikut serta mengambil peran untuk memperkuat jejaring layanan TBC serta pendampingan pasien berbasis komunitas.
Sementara itu, Manager Jawa Barat Konsorsium Komunitas Penabulu-STPI Bambang Eko Budi Yanto SR mengatakan, terdapat 18 provinsi dan 77 kabupaten/kota wilayah kerja prioritas untuk dukungan komunitas dalam implementasi DPPM. Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bekasi menjadi salah satu wilayah kerja.
Lihat Juga :