Masyarakat Perbatasan Serahkan Temuan Ganja ke Satgas Pamwiltasrat RI-PNG
Kamis, 10 November 2022 - 05:34 WIB
“Kami mengapresiasi tindakan yang dilakukan oleh masyarakat ini yang segera menyerahkan barang illegal tersebut ke pihak berwajid. Hal ini bentuk kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba yang dapat merugikan baik diri sendiri, keluarga dan orang lain,” ujar Akhmad Fauzi dalam keterangannya dikutip, Rabu (9/11/2022).
Pihaknya menambahkan, kesadaran masyarakat saat ini tentunya hasil dari pembinaan dan sosialisasi dari seluruh pihak baik TNI-Polri dan Instansi terkait selama ini di wilayah Jayapura dan sekitarnya.
“Sebagai satgas yang baru, kami juga akan mengintensifkan kegiatan-kegiatan positif salah satunya sosialisasi terkait bahaya narkoba yang akan dilakukan oleh setiap pos jajaran kepada masyarakat. Hal ini sebagai bentuk komitmen Yonif 132/BS dalam rangka meminimalisir peredaran narkoba di wilayah perbatasan dengan melibatkan peran serta Tokoh Agama, Tokoh Adat dan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.
Baca juga: Luar Biasa, Istri Prajurit TNI Jadi Kepala Kampung di Perbatasan RI-PNG
Sementara itu, SS (34) menuturkan bahwa pihaknya menyerahkan barang illegal ini dengan tujuan agar barang tersebut tidak disalahgunakan, apalagi oleh generasi muda Papua khususnya di kampungnya.
Pihaknya menambahkan, kesadaran masyarakat saat ini tentunya hasil dari pembinaan dan sosialisasi dari seluruh pihak baik TNI-Polri dan Instansi terkait selama ini di wilayah Jayapura dan sekitarnya.
“Sebagai satgas yang baru, kami juga akan mengintensifkan kegiatan-kegiatan positif salah satunya sosialisasi terkait bahaya narkoba yang akan dilakukan oleh setiap pos jajaran kepada masyarakat. Hal ini sebagai bentuk komitmen Yonif 132/BS dalam rangka meminimalisir peredaran narkoba di wilayah perbatasan dengan melibatkan peran serta Tokoh Agama, Tokoh Adat dan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.
Baca juga: Luar Biasa, Istri Prajurit TNI Jadi Kepala Kampung di Perbatasan RI-PNG
Sementara itu, SS (34) menuturkan bahwa pihaknya menyerahkan barang illegal ini dengan tujuan agar barang tersebut tidak disalahgunakan, apalagi oleh generasi muda Papua khususnya di kampungnya.