Puji Pengelolaan Data di Jateng, Komisi I DPR: Sudah Maju Banget
Selasa, 08 November 2022 - 17:19 WIB
"Saya kira ini masukannya sangat berarti bagi kami untuk panja ini dan mudah-mudahan nanti secara nasional kita mungkin bisa mencontoh pengelolaan data untuk antisipasi kebocoran data sesuai dengan yang dilakukan Jawa Tengah," ucap Kharis.
Sementara itu Ganjar mengatakan, Jawa Tengah siap melaksanakan perintah pemerintah pusat yang tertuang dalam UU No 27/2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (PDP). Menurut Ganjar, edukasi kepada masyarakat terkait UU PDP juga mesti dilakukan agar kewaspadaan terhadap data-data pribadi bisa lebih meningkat.
"Kita lakukan tahapan itu meskipun kita akui belum sempurna amat gitu ya. Tapi on going process-lah sampai menuju ke titik yang diharapkan Komisi I. Kita akan coba lakukan," ujar Ganjar. Baca juga: Nurul Arifin: Industri Pertahanan Nasional Harus Membuat Indonesia Disegani Negara Lain
Ganjar pun mengingatkan masyarakat untuk menjaga kerahasiaan data pribadinya dengan sangat hati-hati. Tujuannya agar data yang tersimpan tidak disalahgunakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
"Sekarang mau sharing mesti hati-hati karena datamu mulai sekarang diintegrasikan. Kalau bagi-bagi nomor KTP hati-hati, kemudian kamu punya pin atau password jangan pernah minta tolong orang," imbau Ganjar.
Sementara itu Ganjar mengatakan, Jawa Tengah siap melaksanakan perintah pemerintah pusat yang tertuang dalam UU No 27/2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (PDP). Menurut Ganjar, edukasi kepada masyarakat terkait UU PDP juga mesti dilakukan agar kewaspadaan terhadap data-data pribadi bisa lebih meningkat.
"Kita lakukan tahapan itu meskipun kita akui belum sempurna amat gitu ya. Tapi on going process-lah sampai menuju ke titik yang diharapkan Komisi I. Kita akan coba lakukan," ujar Ganjar. Baca juga: Nurul Arifin: Industri Pertahanan Nasional Harus Membuat Indonesia Disegani Negara Lain
Ganjar pun mengingatkan masyarakat untuk menjaga kerahasiaan data pribadinya dengan sangat hati-hati. Tujuannya agar data yang tersimpan tidak disalahgunakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
"Sekarang mau sharing mesti hati-hati karena datamu mulai sekarang diintegrasikan. Kalau bagi-bagi nomor KTP hati-hati, kemudian kamu punya pin atau password jangan pernah minta tolong orang," imbau Ganjar.
(poe)
Lihat Juga :