Upaya Komunitas Menuju Warisan Budaya Tak Benda UNESCO
Minggu, 06 November 2022 - 15:52 WIB
“Perempuan dalam balutan kebaya itu menunjukkan identitas bangsanya berbudaya. Barisan berkebaya Pertiwi Indonesia merasa bertanggung jawab untuk menghidupkan kembali budaya luhur berkebaya untuk memperkuat jati diri sebagai perempuan Indonesia. Karena itu pula kita berupaya untuk sesering mungkin memakai kain-kebaya sehari-hari sebagai bagian dari upaya safeguarding,” ujar Miranti Serad, Ketua Pertiwi Indonesia dan Anggota Timnas Hari Kebaya Nasional.
Menurut Emi Wiranto, Founder Sekar Ayu Jiwanta, dengan berbudaya berkebaya membangkitkan empowerment kebaya, menggerakkan dan menghidupkan lini ekonomi UMKM seperti penjahit, kain, pembatik, penenun, pembuat aksesoris dan lain-lain.
"Memperkenalkan dan menurunkan warisan budaya ini kepada anak cucu kita untuk terus melestarikan. Dengan menggunakan berbudaya berkebaya di kegiatan sehari-hari, bekerja, berolah raga dan berkegiatan sosial lainnya. Bangga berkebaya sebagai simbol perempuan Indonesia," kata Ibu Putri Kus Wisnu Wardani, Anggota Dewan Pertimbangan Nasional yang mengangkat bendera start pagi ini.
Menurut Emi Wiranto, Founder Sekar Ayu Jiwanta, dengan berbudaya berkebaya membangkitkan empowerment kebaya, menggerakkan dan menghidupkan lini ekonomi UMKM seperti penjahit, kain, pembatik, penenun, pembuat aksesoris dan lain-lain.
"Memperkenalkan dan menurunkan warisan budaya ini kepada anak cucu kita untuk terus melestarikan. Dengan menggunakan berbudaya berkebaya di kegiatan sehari-hari, bekerja, berolah raga dan berkegiatan sosial lainnya. Bangga berkebaya sebagai simbol perempuan Indonesia," kata Ibu Putri Kus Wisnu Wardani, Anggota Dewan Pertimbangan Nasional yang mengangkat bendera start pagi ini.
(jon)
Lihat Juga :