Upaya Komunitas Menuju Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Minggu, 06 November 2022 - 15:52 WIB
loading...
Upaya Komunitas Menuju...
BNPT mengajak 500 komunitas untuk bersama- sama membuat Parade Budaya di Car Free Day (CFD) mulai dari Sarinah-Bundaran HI-Sarinah, Jakarta Pusat, Minggu (6/11/2022). Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengajak 500 komunitas untuk bersama- sama membuat Parade Budaya di Car Free Day (CFD) mulai dari Sarinah-Bundaran HI-Sarinah Jakarta Pusat, Minggu (6/11/2022). Acara tersebut memecahkan rekor MURI dengan kriteria komunitas terbanyak yaitu 500 komunitas yang ikut Parade Budaya.

Kegiatan Parade Budaya juga merupakan simbol kolaborasi antara pemerintah dengan civil society dan komunitas yang mampu mengokohkan jati diri ke-Indonesiaan. Penguatan identitas budaya nasional bangsa Indonesia melalui parade tersebut ditunjukkan melalui kehadiran para peserta yang mengenakan baju adat nasional dan kebaya.

Dari semua yang hadir terdapat komunitas Barisan Berkebaya yang pada Hari Kemerdekaan RI berkebaya berbaris di Cawan Monas dan mengikuti Kirab bendera pusaka. Mereka ikut dalam barisan ini menyuarakan kebaya adalah identitas perempuan Indonesia, kebaya adalah milik Indonesia.
Baca juga: Lestarikan Budaya Berkebaya, Ratusan Perempuan Semarang Ikuti Parade Kebaya Nasional

“Perempuan dalam balutan kebaya itu menunjukkan identitas bangsanya berbudaya. Barisan berkebaya Pertiwi Indonesia merasa bertanggung jawab untuk menghidupkan kembali budaya luhur berkebaya untuk memperkuat jati diri sebagai perempuan Indonesia. Karena itu pula kita berupaya untuk sesering mungkin memakai kain-kebaya sehari-hari sebagai bagian dari upaya safeguarding,” ujar Miranti Serad, Ketua Pertiwi Indonesia dan Anggota Timnas Hari Kebaya Nasional.

Menurut Emi Wiranto, Founder Sekar Ayu Jiwanta, dengan berbudaya berkebaya membangkitkan empowerment kebaya, menggerakkan dan menghidupkan lini ekonomi UMKM seperti penjahit, kain, pembatik, penenun, pembuat aksesoris dan lain-lain.

"Memperkenalkan dan menurunkan warisan budaya ini kepada anak cucu kita untuk terus melestarikan. Dengan menggunakan berbudaya berkebaya di kegiatan sehari-hari, bekerja, berolah raga dan berkegiatan sosial lainnya. Bangga berkebaya sebagai simbol perempuan Indonesia," kata Ibu Putri Kus Wisnu Wardani, Anggota Dewan Pertimbangan Nasional yang mengangkat bendera start pagi ini.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Raline Shah Tampil Stunning...
Raline Shah Tampil Stunning di Cannes Film Festival 2026 dengan Kebaya Modern
Perhimpunan Kebayaku...
Perhimpunan Kebayaku Rayakan 'Prabha Kartini' : Cahaya Perempuan Indonesia dalam Balutan Kebaya
Rekomendasi
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
Momentum Jakarta Fair,...
Momentum Jakarta Fair, Bapenda DKI Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan
Berita Terkini
Bertemu Prabowo, Dirut...
Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bocorkan Rencana Stasiun Gambir Terintegrasi KRL
Kasus Rabies Renggut...
Kasus Rabies Renggut Nyawa Pelajar, DPRD Nagakeo Minta Pemda Perkuat Pengendalian
Kejar Target Jadi Ibu...
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
Fundamental Solid, Perbanas...
Fundamental Solid, Perbanas Tegaskan Kesiapan Perbankan Dukung Ekonomi RI
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved