Cerita Dimas, Bocah 13 Tahun Korban Tragedi Kanjuruhan Masih Pusing dan Pincang

Jum'at, 04 November 2022 - 07:03 WIB
Dimas Putra Aji Pratama bocah berusia 13 tahun ini masih merasakan sakit di kakinya dan mengeluhkan sesak di pernapasan akibat terpapar gas air mata. Foto: MPI/Avirista Midada
MALANG - Tubuh mungil Dimas Putra Aji Pratama nyaris direnggut saat menyaksikan pertandingan Arema FC vs Persebaya, yang berujung terjadinya Tragedi Kanjuruhan .

Hingga kini bocah berusia 13 tahun ini masih merasakan sakit di kakinya dan mengeluhkan sesak di pernapasan akibat terpapar gas air mata.



Dimas menuturkan, kakinya masih nyeri saat berjalan. Bahkan dari pengamatan di rumahnya di Jalan Bandulan Gang Garuda, Sukun, Kota Malang ia masih berjalan pincang. Dimas saat kejadian berada di tribun 12, ia melihat Arema FC dengan teman – teman satu kampungnya.

Baca juga: Sebulan Berlalu, Korban Tragedi Kanjuruhan Masih Sakit dan Harus Bayar Biaya Perawatan

“Nonton di tribun 12, kaki itu sempat terjepit, sempat jatuh dengan posisi kepala di bawah, kaki di atas, (merasakan gas air mata) perih, kayak masuk ke hidung itu susah (napas),” ujar Dimas Putra Adi Pratama, pada Kamis petang (3/11/2022) di rumahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!