Dapat Hadiah Umroh Gratis, Warga Sumenep Ini Mengira Hoaks
Sabtu, 29 Oktober 2022 - 10:06 WIB
Achmad Hakam Kamal benar-benar tak percaya ketika dirinya dinyatakan mendapat hadiah umroh gratis.Foto/ist
SUMENEP - Achmad Hakam Kamal benar-benar tak percaya ketika dirinya dinyatakan mendapat hadiah umroh gratis . Kabar gembira itu diterimanya setelah pria 51 tahun ini usai berbelanja di Alfamart.
“Saya berbelanja di Alfamart Trunojoyo Sumenep tanggal 27 Oktober siang, dan usai belanja saya langsung keluar karena buru-buru mau ke dokter. Tapi oleh tim toko saya dipanggil dan diberi struk belanja sambil bilang kalau saya dapat hadiah umroh gratis,” kata bapak 1 anak asal Malang ini.
Awalnya ia mengira informasi tersebut hoaks. “Antara ya dan tidak. Percaya nggak percaya. Apa mungkin mau diundi kembali atau bagaimana. Ternyata setelah dihubungi office Alfamart, hadiahnya bukan hoaks,” ujarnya sumringah.
Baca juga: Ibu Pelaku UMKM di Pasuruan Didorong Optimalkan Program PNM
Achmad pun bercerita, sebelum mendapat hadiah tersebut, dalam perjalanan menuju tambak udang tempat dia bekerja yakni di daerah Talango, ia berpapasan dengan rombongan mobil yang hendak pergi umroh.
“Saya mbatin, kapan saya bisa umroh seperti itu. Sebab kalau ngga kaya, mana mungkin bisa berangkat. Ngga akan mampu. Jadi saya seperti nantangin gitu,” kata karyawan dealer sepeda motor yang membantu usaha bosnya di bidang tambak udang ini.
“Saya berbelanja di Alfamart Trunojoyo Sumenep tanggal 27 Oktober siang, dan usai belanja saya langsung keluar karena buru-buru mau ke dokter. Tapi oleh tim toko saya dipanggil dan diberi struk belanja sambil bilang kalau saya dapat hadiah umroh gratis,” kata bapak 1 anak asal Malang ini.
Awalnya ia mengira informasi tersebut hoaks. “Antara ya dan tidak. Percaya nggak percaya. Apa mungkin mau diundi kembali atau bagaimana. Ternyata setelah dihubungi office Alfamart, hadiahnya bukan hoaks,” ujarnya sumringah.
Baca juga: Ibu Pelaku UMKM di Pasuruan Didorong Optimalkan Program PNM
Achmad pun bercerita, sebelum mendapat hadiah tersebut, dalam perjalanan menuju tambak udang tempat dia bekerja yakni di daerah Talango, ia berpapasan dengan rombongan mobil yang hendak pergi umroh.
“Saya mbatin, kapan saya bisa umroh seperti itu. Sebab kalau ngga kaya, mana mungkin bisa berangkat. Ngga akan mampu. Jadi saya seperti nantangin gitu,” kata karyawan dealer sepeda motor yang membantu usaha bosnya di bidang tambak udang ini.
Lihat Juga :