Guru Besar FK Unair Turun Lapangan Atasi Stunting di Arosbaya Bangkalan
Senin, 24 Oktober 2022 - 10:09 WIB
Gangguan gizi kronis bisa terjadi sejak sebelum kehamilan, masa hamil hingga bayi lahir. Seorang ibu perlu mempunyai pengetahuan cukup dan memelihara kesehatannya untuk memastikan calon buah hatinya akan mendapatkan gizi yang cukup sejak sebelum kehamilan.
Salah satunya mengatasi anemia yang sering terjadi sejak remaja. "Sejak remaja harus memastikan bebas anemia. Supaya saat hamil, tidak mengganggu kebutuhan gizi bagi janin yang dikandung," papar Irwanto.
Dalam kesempatan program pengentasan stunting yang dilakukan Departemen Obstetri Ginekologi dan Departemen Ilmu Kesehatan Anak FK Unair ini, Irwanto yang hadir bersama Dr Eighty Mardiyan K, dr, SpOG (K) menyoroti cara pemberian ASI dan makanan sejak bayi lahir.
Misalnya masih didapatkannya bayi yang mendapatkan campuran nasi dan pisang, padahal masih usia di bawah 6 bulan. "Padahal harusnya masih mendapatkan ASI eksklusif," tuturnya. Akibatnya, bayi tidak akan mendapatkan gizi dari ASI secara optimal. Bahkan bisa mengalami gangguan kesehatan seputar saluran cerna.
Beberapa balita stunting yang hadir di Puskesmas, mendapat perhatian Irwanto. "Kalau putranya tampak anemia seperti ini, segera diperiksa dengan detil. Karena nanti akan diperlukan tambahan zat besi secara berturut selama 6 bulan. Kalau diabaikan, stunting akan semakin parah," saran Irwanto.
Salah satunya mengatasi anemia yang sering terjadi sejak remaja. "Sejak remaja harus memastikan bebas anemia. Supaya saat hamil, tidak mengganggu kebutuhan gizi bagi janin yang dikandung," papar Irwanto.
Dalam kesempatan program pengentasan stunting yang dilakukan Departemen Obstetri Ginekologi dan Departemen Ilmu Kesehatan Anak FK Unair ini, Irwanto yang hadir bersama Dr Eighty Mardiyan K, dr, SpOG (K) menyoroti cara pemberian ASI dan makanan sejak bayi lahir.
Misalnya masih didapatkannya bayi yang mendapatkan campuran nasi dan pisang, padahal masih usia di bawah 6 bulan. "Padahal harusnya masih mendapatkan ASI eksklusif," tuturnya. Akibatnya, bayi tidak akan mendapatkan gizi dari ASI secara optimal. Bahkan bisa mengalami gangguan kesehatan seputar saluran cerna.
Beberapa balita stunting yang hadir di Puskesmas, mendapat perhatian Irwanto. "Kalau putranya tampak anemia seperti ini, segera diperiksa dengan detil. Karena nanti akan diperlukan tambahan zat besi secara berturut selama 6 bulan. Kalau diabaikan, stunting akan semakin parah," saran Irwanto.
Lihat Juga :