Terdampak COVID-19, ASN Pemkab Simalungun Desak Insentif Dibayarkan
Senin, 06 Juli 2020 - 14:23 WIB
Para ASN Pemkab Simalungun mengikuti rapat dengan Bupati JR Saragih.(Sindonews.com/Ist)
SIMALUNGUN - Ikut terdampak COVID-19, ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Simalungun berharap insentif yang sudah hampir 3 bulan tidak dibayarkan segera dicairkan.
Seorang ASN di kantor Bupati Simalungun,R Saragih (54) kepada Sindonews.com,Senin (6/7/2020) mengatakan,pihaknya sangat berharap insentif ASN bisa tetap dibayarkan untuk membantu perekonomian keluarga di masa pandemi Covid 19.
"Jujur saja,gaji yang saya terima saat ini tidak sampai Rp 1 juta,karena dipotong membayar pinjaman di bank, jadi hanya insentif diharapkan menambah memenuhi kebutuhan hidup keluarga," ujar Saragih. (BACA JUGA: Sengketa lahan di Asahan, Kelompok Tani Pasada Lestari: Itu Hutan Kami)
Dia menambahhkan, tidak dibayarkannya insentif sejak Maret 2020 lalu yang diterimanya sebesar Rp1,5 juta setiap bulan,membuatnya saat ini kesulitan membiayai hidup keluarga.
Seorang ASN di kantor Bupati Simalungun,R Saragih (54) kepada Sindonews.com,Senin (6/7/2020) mengatakan,pihaknya sangat berharap insentif ASN bisa tetap dibayarkan untuk membantu perekonomian keluarga di masa pandemi Covid 19.
"Jujur saja,gaji yang saya terima saat ini tidak sampai Rp 1 juta,karena dipotong membayar pinjaman di bank, jadi hanya insentif diharapkan menambah memenuhi kebutuhan hidup keluarga," ujar Saragih. (BACA JUGA: Sengketa lahan di Asahan, Kelompok Tani Pasada Lestari: Itu Hutan Kami)
Dia menambahhkan, tidak dibayarkannya insentif sejak Maret 2020 lalu yang diterimanya sebesar Rp1,5 juta setiap bulan,membuatnya saat ini kesulitan membiayai hidup keluarga.
Lihat Juga :