Menyusuri Jejak Presiden Pertama RI, Ir Soekarno di Kota Santri
Jum'at, 10 Juli 2020 - 05:00 WIB
Pria berusia 46 tahun ini menuturkan, tempat tinggal Bung Karno semasa kecil ini sangat sederhana. Menghadap ke utara, ukuran rumah tersebut hanya 15 x 6 meter persegi. Tidak ada tembok bata, hanya anyaman bambu yang menjadi tembok bangunan rumah tersebut.
Di bagian depan, kata Khoirul, terdapat teras yang biasa digunakan Soekarno kecil untuk bermain. Kemudian sebuah ruang tamu, serta dua kamar tidur dan satu sebuah dapur. Sedangkan di bagian belakang, terdapat sebuah kamar mandi serta sumur yang terpisah dari bangunan utama.
"Temboknya dari anyaman bambu, hanya pondasinya saja yang terbuat dari tatanan bata merah. Sedangkan tiang penyangga rumah dari kayu jati," tutur Khoirul.
(Baca juga: Mengungkap Masa Kecil Gajahmada Melalui Situs Sitinggil Lamongan )
Sayangnya, tidak banyak jejak peninggalan Bung Karno di rumah tersebut. Bangunan rumah sederhana itu hanya tinggal puing. Seluruh bangunan tersebut ambruk lima tahun silam. Selang setahun setelah sang penjaga rumah sebelum Khoirul meninggal dunia. Setelah 20 tahun menjaga rumah masa kecil Bung Karno itu.
"Semuanya sudah roboh, hanya tinggal kamar mandi saja masih berdiri serta sebuah sumur yang masih berfungsi. Kalau bangunannya sudah ambruk tahun 2015 lalu," jelas Khoirul sembari menunjukan puing-puing bekas rumah masa kecil Bung Karno.
Cerita Soekarno kecil pernah tinggal di Kabupaten Jombang, juga diamini sejarawan asal Jombang, Dian Sukarno. Bahkan, fakta-fakta Bung Karno pernah tinggal di Jombang, juga dituliskannya dalam buku berjudul 'Candradimuka' setebal 270 halaman.
Di bagian depan, kata Khoirul, terdapat teras yang biasa digunakan Soekarno kecil untuk bermain. Kemudian sebuah ruang tamu, serta dua kamar tidur dan satu sebuah dapur. Sedangkan di bagian belakang, terdapat sebuah kamar mandi serta sumur yang terpisah dari bangunan utama.
"Temboknya dari anyaman bambu, hanya pondasinya saja yang terbuat dari tatanan bata merah. Sedangkan tiang penyangga rumah dari kayu jati," tutur Khoirul.
(Baca juga: Mengungkap Masa Kecil Gajahmada Melalui Situs Sitinggil Lamongan )
Sayangnya, tidak banyak jejak peninggalan Bung Karno di rumah tersebut. Bangunan rumah sederhana itu hanya tinggal puing. Seluruh bangunan tersebut ambruk lima tahun silam. Selang setahun setelah sang penjaga rumah sebelum Khoirul meninggal dunia. Setelah 20 tahun menjaga rumah masa kecil Bung Karno itu.
"Semuanya sudah roboh, hanya tinggal kamar mandi saja masih berdiri serta sebuah sumur yang masih berfungsi. Kalau bangunannya sudah ambruk tahun 2015 lalu," jelas Khoirul sembari menunjukan puing-puing bekas rumah masa kecil Bung Karno.
Cerita Soekarno kecil pernah tinggal di Kabupaten Jombang, juga diamini sejarawan asal Jombang, Dian Sukarno. Bahkan, fakta-fakta Bung Karno pernah tinggal di Jombang, juga dituliskannya dalam buku berjudul 'Candradimuka' setebal 270 halaman.
Lihat Juga :