Kasus Masih Tinggi, Pemerintah Pusat Pantau COVID-19 di Jatim

Minggu, 05 Juli 2020 - 20:22 WIB
“Secara medis avigan memang diyakini memberikan keberhasilan untuk penyembuhan dan mudah-mudahan hal itu juga berlaku disini. Jatim bukan hanya mendapat perhatian dari orang Jatim sendiri tapi juga pemerintah pusat yang selalu mengikuti dan memberikan perhatian atas perkembangan dari hari ke hari,” kata dia.

Untuk itu, dalam penanganan COVID-19 di Jatim, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu meminta agar segala bentuk koordinasi bisa dilakukan dan semangat yang dimiliki tidak surut. “Selain itu, kerjasama harus dilakukan tidak hanya dengan pemerintah pusat, tapi juga ke daerah dan instansi vertikal yang punya kaitan tugas,” kata dia berharap.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, kehadirannya di Jatim menjadi bentuk perhatian dari pemerintah pusat untuk memberikan perhatian khusus bagi Jatim. Ini mengingat kenaikan penderita COVID-19 yang masih cukup tinggi. “Untuk itu, dalam bantuan ini juga terdapat obat avigan yang bila diberikan dengan prosedur yang baik, diharapkan mampu menekan angka kematian akibat COVID-19,” kata dia.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan terimakasih sekaligus mengapresiasi kehadiran langsung Menkopolhukam dan Menteri BUMN di Gedung Negara Grahadi.

Hadirnya dua menteri ini diyakini Khofifah mampu menjadi support dan penguatan dalam melakukan percepatan penanganan COVID-19. “Support dan penguatan ini menjadi pemicu semangat, tidak hanya pemerintah provinsi, tapi juga masyarakat termasuk para tenaga medis di Jatim yang terus berjuang keras menangani COVUD-19,” kata Khofifah.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!