Hari Pertama UTBK, Unnes Libatkan 26 Tenaga Kesehatan per Sesi
Minggu, 05 Juli 2020 - 15:43 WIB
Petugas memeriksa suhu tubuh peserta UTBK di kampus Unnes, Minggu (5/7/2020). Foto Istimewa
SEMARANG - Panitia Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Universitas Negeri Semarang (Unnes) menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dalam pelaksanaan UTBK tahun 2020, Minggu (5/7/2020).
Hal itu dilakukan sesuai dengan surat rekomendasi Walikota Semarang, Dinas Kesehatan Pemkot Semarang, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat kota provinsi dan surat edaran dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). (Baca: Ganguan Server Selama 20 Menit Warnai UTBK di UNS Solo )
Peserta UTBK wajib memenuhi rotokol kesehatan, antara lain penggunaan masker, mencuci tangan sebelum masuk ruang ujian, menggunakan hansanitizer, pemeriksaan suhu tubuh, hingga penerapan physical distancing untuk tempat duduk peserta.
Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman M Hum mengatakan, pihaknya memberlakukan protokol kesehatan dengan ketat terhadap peserta maupun petugas pelaksana ujian pada pelaksanaan UTBK tahun ini.
“Unnes memberlakukan protokol kesehatan yang ketat bagi peserta dan petugas pada pelaksanaan UTBK tahun ini. Kami menyiapkan 26 orang tenaga kesehatan per sesi,” sebut Fathur Rokhman. Ia menegaskan, bagi peserta yang suhu tubuhnya lebih dari 37,5 derajat Celcius tidak akan diizinkan ikut ujian pada hari itu.
Sementara itu, Koordinator Pelaksana UTBK Deddy Rustiono menyebutkan, Unnes menyiapkan lima lokasi untuk UTBK yaitu di Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP2M), Gedung Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3), Gedung G, Fakultas Ekonomi (FE) dan di Fakultas Hukum (FH).
Hal itu dilakukan sesuai dengan surat rekomendasi Walikota Semarang, Dinas Kesehatan Pemkot Semarang, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat kota provinsi dan surat edaran dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). (Baca: Ganguan Server Selama 20 Menit Warnai UTBK di UNS Solo )
Peserta UTBK wajib memenuhi rotokol kesehatan, antara lain penggunaan masker, mencuci tangan sebelum masuk ruang ujian, menggunakan hansanitizer, pemeriksaan suhu tubuh, hingga penerapan physical distancing untuk tempat duduk peserta.
Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman M Hum mengatakan, pihaknya memberlakukan protokol kesehatan dengan ketat terhadap peserta maupun petugas pelaksana ujian pada pelaksanaan UTBK tahun ini.
“Unnes memberlakukan protokol kesehatan yang ketat bagi peserta dan petugas pada pelaksanaan UTBK tahun ini. Kami menyiapkan 26 orang tenaga kesehatan per sesi,” sebut Fathur Rokhman. Ia menegaskan, bagi peserta yang suhu tubuhnya lebih dari 37,5 derajat Celcius tidak akan diizinkan ikut ujian pada hari itu.
Sementara itu, Koordinator Pelaksana UTBK Deddy Rustiono menyebutkan, Unnes menyiapkan lima lokasi untuk UTBK yaitu di Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP2M), Gedung Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3), Gedung G, Fakultas Ekonomi (FE) dan di Fakultas Hukum (FH).
Lihat Juga :