FSGI Usulkan Pemprov DKI Membangun Ruang Kelas dan Sekolah Baru
Minggu, 05 Juli 2020 - 09:07 WIB
FSGI mendesak Disdik DKI melakukan pendataan secara detail berapa jumlah siswa yang usianya muda tersingkir pada pembukaan jalur zonasi di tahap awal. Pemetaan ini sangat penting untuk dibandingkan dengan ketersediaan rombongan belajar (rombel) setelah ditambah empat siswa per kelas.
Sengkarut ini memang tidak boleh berkepanjangan karena yang akan jadi korban anak-anak sebagai generasi bangsa. Pemprov DKI harus merancang solusi jangka panjang. (Baca: Besok, Pendaftaran PPDB Jalur Zonasi RW di Jakarta Dibuka)
“Solusi jangka panjang bagi persoalan PPDB DKI Jakarta adalah menambah jumlah kelas di satu sekolah. Selain itu, membangun sekolah negeri baru khususnya SMA dan SMK adalah solusi terbaik. Dalam lima tahun terakhir, DKI memang tidak membangun SMA negeri yang baru,” pungkasnya.
Sengkarut ini memang tidak boleh berkepanjangan karena yang akan jadi korban anak-anak sebagai generasi bangsa. Pemprov DKI harus merancang solusi jangka panjang. (Baca: Besok, Pendaftaran PPDB Jalur Zonasi RW di Jakarta Dibuka)
“Solusi jangka panjang bagi persoalan PPDB DKI Jakarta adalah menambah jumlah kelas di satu sekolah. Selain itu, membangun sekolah negeri baru khususnya SMA dan SMK adalah solusi terbaik. Dalam lima tahun terakhir, DKI memang tidak membangun SMA negeri yang baru,” pungkasnya.
(hab)
Lihat Juga :