Melalui Teacher Masterclass, Nyalanesia Ajak Pendidik Tingkatkan Kualitas Diri
Jum'at, 23 September 2022 - 11:07 WIB
“Kunci sukses komunikasi adalah kita harus melakukan labelling dan harus menyelaraskan frekuensi kita kepada siswa. Apabila kita mampu berkomunikasi, maka kita akan mudah disenangi oleh siswa dan materi ajar pun juga mudah tersampaikan. Untuk itu perlu bagi pendidik memiliki skill komunikasi yang bagus,” ucap Helmy Yahya.
Helmy pun merasa senang ia dapat memberikan capacity building bagi pendidik dan pegiat literasi yang hadir dalam kegiatan tersebut. Kemampuan berkomunikasi itu pun juga membuka mindset bagi peserta agar ke depan mereka dapat menjadi pengajar yang disenangi oleh siswanya.
Tidak hanya skill komunikasi, Teacher Masterclass juga turut memberikan kemampuan berliterasi, khususnya menulis yang dibawakan oleh Agus Mulyadi, seorang blogger dan penulis buku. Ia mengaku mendapat pengalaman baru dan menyenangkan karena dapat mementori pendidik serta penggerak literasi yang berkeinginan untuk menulis.
“Bagi saya, ini adalah pengalaman yang menyenangkan, karena biasanya saya mengajari siswa dan sekarang saya mengajari seorang guru. Tentu ini menjadi pengalaman baru dan menggembirakan bagi saya,” ungkap Agus Mulyadi.
Kemampuan menulis bagi pendidik dan berkomunikasi yang baik tentu menjadi salah satu kunci kesuksesan dari penerapan Kurikulum Merdeka. Dengan memiliki kemampuan menulis yang baik, pendidik dapat memberikan contoh yang baik bagi siswanya. Dan kemampuan berkomunikasi dapat melancarkan proses belajar mengajar pada kurikulum merdeka.
Agar dapat menerapkan Kurikulum Merdeka dengan baik, Teacher Masterclass menghadirkan Uswatun Hasanah, selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. Dengan adanya program ini, Uswatun mengaku senang dapat berbagi ilmu mengenai Kurikulum Medeka.
Menurutnya kegiatan ini mampu memberikan semangat bagi para pendidik untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas dan memahami arti penting pendidikan.
Helmy pun merasa senang ia dapat memberikan capacity building bagi pendidik dan pegiat literasi yang hadir dalam kegiatan tersebut. Kemampuan berkomunikasi itu pun juga membuka mindset bagi peserta agar ke depan mereka dapat menjadi pengajar yang disenangi oleh siswanya.
Tidak hanya skill komunikasi, Teacher Masterclass juga turut memberikan kemampuan berliterasi, khususnya menulis yang dibawakan oleh Agus Mulyadi, seorang blogger dan penulis buku. Ia mengaku mendapat pengalaman baru dan menyenangkan karena dapat mementori pendidik serta penggerak literasi yang berkeinginan untuk menulis.
“Bagi saya, ini adalah pengalaman yang menyenangkan, karena biasanya saya mengajari siswa dan sekarang saya mengajari seorang guru. Tentu ini menjadi pengalaman baru dan menggembirakan bagi saya,” ungkap Agus Mulyadi.
Kemampuan menulis bagi pendidik dan berkomunikasi yang baik tentu menjadi salah satu kunci kesuksesan dari penerapan Kurikulum Merdeka. Dengan memiliki kemampuan menulis yang baik, pendidik dapat memberikan contoh yang baik bagi siswanya. Dan kemampuan berkomunikasi dapat melancarkan proses belajar mengajar pada kurikulum merdeka.
Agar dapat menerapkan Kurikulum Merdeka dengan baik, Teacher Masterclass menghadirkan Uswatun Hasanah, selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. Dengan adanya program ini, Uswatun mengaku senang dapat berbagi ilmu mengenai Kurikulum Medeka.
Menurutnya kegiatan ini mampu memberikan semangat bagi para pendidik untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas dan memahami arti penting pendidikan.
Lihat Juga :