Melalui Teacher Masterclass, Nyalanesia Ajak Pendidik Tingkatkan Kualitas Diri
Jum'at, 23 September 2022 - 11:07 WIB
Teacher Masterclass hadir guna memfasilitasi pendidik di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kualitas diri, kemampuan berkomunikasi, hingga kemampuan berliterasi.(Ist)
SURAKARTA - Pendidik dihadapkan pada situasi zaman yang terus bergerak. Oleh karenanya, seorang pendidik perlu meningkatkan kualitas diri dan kemampuan berkomunikasinya agar tidak tertinggal oleh zaman.
Teacher Masterclass hadir guna memfasilitasi pendidik di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kualitas diri, kemampuan berkomunikasi, hingga kemampuan berliterasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pendidik di Indonesia mampu mengikuti perkembangan zaman dan menjadi sosok pendidik yang inspiratif serta bermakna.
Kegiatan Teacher Masterclass telah diselenggarakan pada 17-18 September 2022 lalu di Hotel Solia Zigna Laweyan, Surakarta bersama mentor-mentor praktisi nasional yaitu Helmy Yahya, Agus Mulyadi, Uswatun Hasanah, dan Lenang Manggala, selaku Founder Nyalanesia.
Helmy Yahya, selaku mentor dalam kegiatan tersebut menyebutkan bahwa masalah komunikasi menjadi persoalan serius saat ini. Siswa tidak lagi sama dengan generasi pendidik.
Generasi Z hingga generasi Alpa memiliki cara berkomunikasi yang berbeda. Untuk itu pendidik perlu menyesuaikan perbedaan cara berkomunikasi tersebut.
Teacher Masterclass hadir guna memfasilitasi pendidik di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kualitas diri, kemampuan berkomunikasi, hingga kemampuan berliterasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pendidik di Indonesia mampu mengikuti perkembangan zaman dan menjadi sosok pendidik yang inspiratif serta bermakna.
Kegiatan Teacher Masterclass telah diselenggarakan pada 17-18 September 2022 lalu di Hotel Solia Zigna Laweyan, Surakarta bersama mentor-mentor praktisi nasional yaitu Helmy Yahya, Agus Mulyadi, Uswatun Hasanah, dan Lenang Manggala, selaku Founder Nyalanesia.
Helmy Yahya, selaku mentor dalam kegiatan tersebut menyebutkan bahwa masalah komunikasi menjadi persoalan serius saat ini. Siswa tidak lagi sama dengan generasi pendidik.
Generasi Z hingga generasi Alpa memiliki cara berkomunikasi yang berbeda. Untuk itu pendidik perlu menyesuaikan perbedaan cara berkomunikasi tersebut.
Lihat Juga :