Beragam Potensi Desa Jawa Timur Terungkap di Kompetisi Video Antar Karang Taruna
Selasa, 13 September 2022 - 20:14 WIB
"Setelah itu nilai semua video dari yang sudah juara atau yang belum diakumulasi untuk mendapatkan juara utama dan juara harapan. Penilaian karya bisa dilihat dari konsistensi mengirim karya, kualitas gambar, audio, kemudian isi konten atau cerita di dalamnya. Kami juga menilai dari interaksi di jumlah komentar dan like," kata Ronald Theo Lesmana, pembina Heppiii Community Jatim, Selasa (13/9/2022).
Setelah melalui tahap penjurian akhirnya terpilih nama-nama karta yang menjadi juara utama. Sebagai juara pertama adalah Karta Suketeki dari Probolinggo, kemudian juara dua ada Karta Kapas Winong dari Madiun, juara tiga Karta Desa Nguling dari Pasuruan.
Kemudian untuk juara harapan satu ada karta Dasa Mulyo dari Madiun, dan juara harapan dua ada Karta 76 Heppiii Ngadirejan dari Ponorogo.
"Selamat untuk para pemenang, dan terima kasih serta apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta yang ikut kompetisi. Banyak potensi-potensi desa yang dieksplor melalui karya-karya video Reels yang informatif dan kreatif. Harapan kami, teman-teman Karta terus bersemangat berkreasi, sehingga akan lahir karya tentang potensi desa dan kearifan lokal yang bisa mendorong kemajuan desa," pungkasnya
Setelah melalui tahap penjurian akhirnya terpilih nama-nama karta yang menjadi juara utama. Sebagai juara pertama adalah Karta Suketeki dari Probolinggo, kemudian juara dua ada Karta Kapas Winong dari Madiun, juara tiga Karta Desa Nguling dari Pasuruan.
Kemudian untuk juara harapan satu ada karta Dasa Mulyo dari Madiun, dan juara harapan dua ada Karta 76 Heppiii Ngadirejan dari Ponorogo.
"Selamat untuk para pemenang, dan terima kasih serta apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta yang ikut kompetisi. Banyak potensi-potensi desa yang dieksplor melalui karya-karya video Reels yang informatif dan kreatif. Harapan kami, teman-teman Karta terus bersemangat berkreasi, sehingga akan lahir karya tentang potensi desa dan kearifan lokal yang bisa mendorong kemajuan desa," pungkasnya
(msd)
Lihat Juga :