11 Perawat di Jatim Gugur, Total Ada 146 Terpapar COVID-19
Kamis, 02 Juli 2020 - 11:36 WIB
Ketua DPW PPNI Jatim, Nursalam mengaku prihatin dengan terus bertambahnya perawat yang terpapar COVID-19. Dia menyebut terus membeludaknya pasien di rumah sakit menjadi salah satu penyebab perawat mudah terpapar COVID-19.
Dengan jumlah pasien banyak, maka beban perawat bertambah berat hingga menyebabkan imunitas turun dan mudah terpapar COVID-19. Apalagi seorang perawat berisiko lebih tinggi karena perawat harus kontak dengan pasien selama 24 jam.
Karena itu, PPNI Jatim meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan kesejahteraan perawat yang telah gugur dan perawat lainnya. Terutama mengenai kelancaran di dalam pemberian insentif yang saat ini hanya sekitar 20% yang sudah menerima, dan sisanya belum menerima.
PPNI Jatim juga meminta agar pemerintah menjamin test swab PCR secara berkala untuk perawat. Selain itu juga mendesak persediaan alat pelindung diri (APD) yang mencukupi, nutrisi dan vitamin bagi perawat agar tidak mudah terpapar COVID-19.
Dengan jumlah pasien banyak, maka beban perawat bertambah berat hingga menyebabkan imunitas turun dan mudah terpapar COVID-19. Apalagi seorang perawat berisiko lebih tinggi karena perawat harus kontak dengan pasien selama 24 jam.
Karena itu, PPNI Jatim meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan kesejahteraan perawat yang telah gugur dan perawat lainnya. Terutama mengenai kelancaran di dalam pemberian insentif yang saat ini hanya sekitar 20% yang sudah menerima, dan sisanya belum menerima.
PPNI Jatim juga meminta agar pemerintah menjamin test swab PCR secara berkala untuk perawat. Selain itu juga mendesak persediaan alat pelindung diri (APD) yang mencukupi, nutrisi dan vitamin bagi perawat agar tidak mudah terpapar COVID-19.
(shf)
Lihat Juga :