Gawat! Temuan Baru HIV/AIDS di Majalengka Sebulan Capai 20 Kasus

Kamis, 01 September 2022 - 02:25 WIB
Dijelaskannya, selama ini pihaknya fokus terhadap empat komunitas, kaitannya dengan kelompok yang memiliki resiko penyebaran. Keempat kominitas itu yakni LSL, Wanita Penjaja Seks, Waria dan Penasun.

"LSL masih mendominasi. Kalau Penasun, jelas berkurang. Karena kan emang saat ini penggunaan jarum suntik itu sudah semakin langka," ungkap dia.

Sebagai langkah untuk menekan penularan, perlu adanya regulasi dari pemerintah setempat. "Sudah harus ada peraturan. Di Ciayumajakuning, hanya Majalengka yang belum punya aturan," pungkasnya.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!