Ini 3 Seruan Lengkap Pimpinan Kota U20 Dorong Ekonomi Berkelanjutan dan Pemulihan Sosial
Rabu, 31 Agustus 2022 - 19:54 WIB
Dalam pernyataan resmi tersebut, para pemimpin kota mendorong gerakan nyata untuk mempromosikan hunian terjangkau, serta memacu transisi energi terbarukan yang mendukung kesetaraan akses menuju mobilitas berkelanjutan.
Kemudian, berinvestasi dalam program kesehatan mental dan ketahanan terhadap pandemi, memastikan akses berkeadilan terhadap dunia kerja, dengan berinvestasi di pendidikan dan pelatihan jangka panjang tentang masa depan lapangan pekerjaan.
Para pemimpin kota yang mewakili kekuatan ekonomi terbesar dunia saat ini juga mengimbau G20 untuk mengambil tindakan nyata guna mempercepat pemulihan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan bagi semua.
Para pemimpin kota juga turut meminta para pemimpin G20 untuk tetap fokus dalam mewujudkan secara kolaboratif, Paris Agreement, New Urban Agenda, dan Agenda 2030, sembari mendukung upaya menjadikan tujuan global bisa terselenggara di ranah lokal.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjelaskan bahwa KTT U20 merupakan entitas yang siap dalam mengeksekusi gagasan besar yang akan dirumuskan dalam G20 November 2022 mendatang.
“Jadi, poin utamanya di G20 Bali, kota-kota itu level entitas yang siap mengeksekusi gagasan. Di nasional biasanya narasi besar tapi untuk mengimplikasikannya ada di level U20 ini, karena kota ini siap melaksanakan komando," kata Ridwan Kamil.
Sehubungan dengan pertemuan G20 di Bali yang akan diselenggarakan pada 15-16 November 2022, kota-kota anggota U20 meminta kepada para pemimpin negara G20 untuk mendorong perdamaian dunia dan pembangunan global.
Selain itu, serta menjalin kerja sama antarkota menuju masa pasca pandemi yang diharapkan lebih adil, berkelanjutan, tangguh serta menguntungkan semua pihak. Masa depan yang tidak memandang latar belakang, jenis kelamin, ataupun status sosial-ekonomi.
“Atas nama Bapak Presiden saya terima communique ini dan berterima kasih atas hasil tersebut, dan dalam 1-2 bulan ke depan akan kami bahas dalam beberapa meeting yang harapannya dapat disampaikan di summit(G20) nanti,” tutup Menko Perekonomian Airlangga Hartanto.
Berikut 3 Point Penting Pernyataan Bersama Pemimpin Kota Anggota U20:
1. Investasi kesehatan dan hunian, sebagai landasan pemulihan ekonomi dan sosial untuk semua berupa, mencakup:
- Memperbaiki sistem kesehatan demi meningkatkan ketahanan terhadap pandemi dan krisis di masa depan.
- Meningkatkan investasi publik demi memunculkan kesadaran akan kesehatan mental, memerangi stigma, dan memperluas pelayanan di bidang kesehatan mental.
- Berkolaborasi dengan kota-kota di dunia untuk mengatasi ketidaksetaraan struktural dan berinvestasi dalam keadilan sosial dan kohesi teritorial.
Kemudian, berinvestasi dalam program kesehatan mental dan ketahanan terhadap pandemi, memastikan akses berkeadilan terhadap dunia kerja, dengan berinvestasi di pendidikan dan pelatihan jangka panjang tentang masa depan lapangan pekerjaan.
Para pemimpin kota yang mewakili kekuatan ekonomi terbesar dunia saat ini juga mengimbau G20 untuk mengambil tindakan nyata guna mempercepat pemulihan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan bagi semua.
Para pemimpin kota juga turut meminta para pemimpin G20 untuk tetap fokus dalam mewujudkan secara kolaboratif, Paris Agreement, New Urban Agenda, dan Agenda 2030, sembari mendukung upaya menjadikan tujuan global bisa terselenggara di ranah lokal.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjelaskan bahwa KTT U20 merupakan entitas yang siap dalam mengeksekusi gagasan besar yang akan dirumuskan dalam G20 November 2022 mendatang.
“Jadi, poin utamanya di G20 Bali, kota-kota itu level entitas yang siap mengeksekusi gagasan. Di nasional biasanya narasi besar tapi untuk mengimplikasikannya ada di level U20 ini, karena kota ini siap melaksanakan komando," kata Ridwan Kamil.
Sehubungan dengan pertemuan G20 di Bali yang akan diselenggarakan pada 15-16 November 2022, kota-kota anggota U20 meminta kepada para pemimpin negara G20 untuk mendorong perdamaian dunia dan pembangunan global.
Selain itu, serta menjalin kerja sama antarkota menuju masa pasca pandemi yang diharapkan lebih adil, berkelanjutan, tangguh serta menguntungkan semua pihak. Masa depan yang tidak memandang latar belakang, jenis kelamin, ataupun status sosial-ekonomi.
“Atas nama Bapak Presiden saya terima communique ini dan berterima kasih atas hasil tersebut, dan dalam 1-2 bulan ke depan akan kami bahas dalam beberapa meeting yang harapannya dapat disampaikan di summit(G20) nanti,” tutup Menko Perekonomian Airlangga Hartanto.
Berikut 3 Point Penting Pernyataan Bersama Pemimpin Kota Anggota U20:
1. Investasi kesehatan dan hunian, sebagai landasan pemulihan ekonomi dan sosial untuk semua berupa, mencakup:
- Memperbaiki sistem kesehatan demi meningkatkan ketahanan terhadap pandemi dan krisis di masa depan.
- Meningkatkan investasi publik demi memunculkan kesadaran akan kesehatan mental, memerangi stigma, dan memperluas pelayanan di bidang kesehatan mental.
- Berkolaborasi dengan kota-kota di dunia untuk mengatasi ketidaksetaraan struktural dan berinvestasi dalam keadilan sosial dan kohesi teritorial.
Lihat Juga :