JIC Harus Jadi Pusat Perubahan Islam di Ibu Kota hingga Internasional

Rabu, 01 Juli 2020 - 12:20 WIB
Jakarta Islamic Centre (JIC) ke depan harus menjadi pusat perubahan Islam di Ibu Kota, nasional hingga internasional. Foto/Istimewa
JAKARTA - Jakarta Islamic Centre (JIC) ke depan harus menjadi pusat perubahan Islam di Ibu Kota, nasional hingga internasional. Sebagai lembaga dakwah, JIC juga harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat Islam.

Ketua Majelis Taklim AR-Rasyid Jakarta, Kiai Salim Thohir mengatakan, JIC ke depan diharapkan tidak lagi dikelola oleh orang yang hanya sekedar paham agama tapi harus memiliki jaringan luas dan mampu membawa perubahan.



"Jaringan secara nasional hingga internasional. Denyut dan napas Islam di Ibu Kota harus menggema ke dunia internasional dan bukan acara-acara seremonial saja," kata Kiai Saltho sapaan akrab Salim Thohir dalam siaran tertulis yang diterima SINDOnews pada Rabu (1/7/2020).

JIC, lanjut dia, harus mampu menjadi pusat pengembangan sumberdaya muslim, pengkajian data dan informasi serta budaya Islam di Ibu Kota yang bertaraf internasional. "Bukan lagi bicara sebatas hal kecil. Mampu mewujudkan pusat pengembangan lslam Jakarta sebagai landmark dengan sosok fisik yang monumental bernuansa lslami di mana masjid sebagai sentrumnya," ujarnya. (Baca: Penerimaan Siswa Baru, Disdik DKI Buka Jalur Zonasi RW)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!