Nelayan Ditembak Tentara PNG saat Cari Ikan, Pemprov Papua Minta Pusat Layangkan Surat Protes

Rabu, 24 Agustus 2022 - 16:02 WIB
Pihaknya mendorong pemerintah agar membuat surat protes keras terhadap pemerintah Papua Nugini. Sejauh ini, lanjutnya, fungsi pengawasan di wilayah perbatasan belum maksimal. "Tentunya dengan peristiwa ini akan menjadi evaluasi bagi kami semua dan juga terhadap para nelayan. Sebab ini bukan kali pertama terjadi. Bahwa dimana ada tempat yang bagus untuk mencari ikan, maka mereka pasti datang ke sana, tanpa memikirkan nyawa. Tentunya ini jadi pelajaran berharga bagi nelayan kita," ujar Susi.

Ia menambahkan, meski terjadi peristiwa ini namun hubungan baik antara kedua negara Indonesia dan PNG harus tetap terjaga. "Ke depan kita akan komunikasikan lagi dengan baik. Nanti ada forum-forum diskusi, dimana kita akan duduk bicara bersama terkait dengan bagaimana, kenapa sampai seperti ini. Tentu kita akan bersama membahasnya dengan Kementerian Luar Negeri," harapnya. Baca juga: 2 Kapal Vietnam Ditangkap di Laut Natuna Utara, 16 ABK dan 10 Ton Ikan Diamankan



Pada kesempatan itu, Susi juga menjelaskan terkait dua kapal ikan asal Merauke yang dinyatakan hilang saat peristiwa penembakan terjadi. "Dua kapal sampai saat ini kita belum tahu keberadaan dan kita serahkan sepenuhnya kepada perwakilan pemerintah kita di Papua Nugini dalam hal ini Kedutaan Besar RI di Port Moresby dan Konsulat RI di Vanimo untuk terus komunikasi intens dengan otoritas terkait di Papua Nugini," katanya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!