Pergeseran Jembatan Jalur Rel Kereta Api Trans Sulawesi Pakai Sistem Hidrolik
Selasa, 23 Agustus 2022 - 14:54 WIB
Arief Sudiatmoko melanjutkan, untuk memperlancar proses penggeseran rel kereta api. BPKA menyediakan 3 alat hidrolik. Namun yang akan digunakan hanya dua alat sistem hidrolik. Dia menjelaskan, satu alat hidrolok ini mampu mendorong sekitar 350 ton.
"Itu sudah kami anggap cukup. Alat yang satu hanya digunakan disaat dibutuhkan saja," tegasnya.
Dia menambahkan, dengan hitungan tersebut, maka diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 4 jam untuk mendorong sebatang rel kereta api.
"Sebenarnya kita hanya membutuhkan waktu sekitar 3 jam setengah sampai 4 jam. Tapi kita juga membutuhkan persiapan dan istirahat, sehingga kita masukkan sekitar 5 jam," ujarnya.
Arief menambahkan, untuk lancarnya pelaksanaan pergeseran rel kereta api dan mengurai kemacetan, maka untuk kendaraan-kendaraan besar akan dihentikan.
"Sementara untuk kendaraan kecil dan roda dua, kami menyiapkan area lintasan di escape road di bawah jembatan yang akan kita geser ini. Jadi penutupan ini hanya khusus dilakukan bagi kendaraan berat saja," jelasnya.
"Itu sudah kami anggap cukup. Alat yang satu hanya digunakan disaat dibutuhkan saja," tegasnya.
Dia menambahkan, dengan hitungan tersebut, maka diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 4 jam untuk mendorong sebatang rel kereta api.
"Sebenarnya kita hanya membutuhkan waktu sekitar 3 jam setengah sampai 4 jam. Tapi kita juga membutuhkan persiapan dan istirahat, sehingga kita masukkan sekitar 5 jam," ujarnya.
Arief menambahkan, untuk lancarnya pelaksanaan pergeseran rel kereta api dan mengurai kemacetan, maka untuk kendaraan-kendaraan besar akan dihentikan.
"Sementara untuk kendaraan kecil dan roda dua, kami menyiapkan area lintasan di escape road di bawah jembatan yang akan kita geser ini. Jadi penutupan ini hanya khusus dilakukan bagi kendaraan berat saja," jelasnya.
Lihat Juga :