Indonesia Raih Penghargaan 3 Tahun Swasembada Beras, Sulbar Ikut Berkontribusi
Senin, 15 Agustus 2022 - 11:08 WIB
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pelaku dan bekerja di sawah, para petani Indonesia atas kerja kerasnya. Tentu saja Bupati, gubernur dan jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) yang semuanya bekerja sama dengan riset-riset dari universitas perguruan tinggi yang kita miliki. Ini adalah kerja yang terintegrasi dan kerja gotong royong," kata dia.
Sementara itu, Kepala Karantina Pertanian Mamuju, Agus Karyono, mengatakan bahwa Karantina Pertanian Mamuju dan Provinsi Sulawesi Barat telah berkontribusi pada Swasembada Beras Nasional.
Baca Juga: Pemprov Genjot Persiapan Pencanangan Sulbar Merdeka Pangan
"Dari data yang kami peroleh dari sistem automasi perkarantinaan IQ Fast, selama tiga tahun terakhir Karantina Pertanian Mamuju telah menerbitkan sertifikat terhadap komoditas beras yang keluar dari Sulawesi Barat yaitu sebanyak 2.423 ton. Dengan rincian, tahun 2019 sebanyak 334 ton, tahun 2020 sebanyak 942 ton, dan tahun 2021 sebanyak 1.147 ton, dengan rata-rata tujuan pengiriman ke pulau Kalimantan. Ini menunjukkan bahwa Sulbar telah mampu mencukupi kebutuhan beras sendiri", terang Agus.
Agus Karyono juga telah memastikan bahwa penerbitan sertifikat tersebut merupakan jaminan bahwa beras yang telah keluar dari Sulawesi Barat memiliki kualitas dan telah terjamin kesehatannya sebagai pangan nasional.
Sementara itu, Kepala Karantina Pertanian Mamuju, Agus Karyono, mengatakan bahwa Karantina Pertanian Mamuju dan Provinsi Sulawesi Barat telah berkontribusi pada Swasembada Beras Nasional.
Baca Juga: Pemprov Genjot Persiapan Pencanangan Sulbar Merdeka Pangan
"Dari data yang kami peroleh dari sistem automasi perkarantinaan IQ Fast, selama tiga tahun terakhir Karantina Pertanian Mamuju telah menerbitkan sertifikat terhadap komoditas beras yang keluar dari Sulawesi Barat yaitu sebanyak 2.423 ton. Dengan rincian, tahun 2019 sebanyak 334 ton, tahun 2020 sebanyak 942 ton, dan tahun 2021 sebanyak 1.147 ton, dengan rata-rata tujuan pengiriman ke pulau Kalimantan. Ini menunjukkan bahwa Sulbar telah mampu mencukupi kebutuhan beras sendiri", terang Agus.
Agus Karyono juga telah memastikan bahwa penerbitan sertifikat tersebut merupakan jaminan bahwa beras yang telah keluar dari Sulawesi Barat memiliki kualitas dan telah terjamin kesehatannya sebagai pangan nasional.
(tri)
Lihat Juga :