Macan Tutul Penguasa Gunung Sawal Ciamis Kini Stabil di Bonbin Bandung
Senin, 29 Juni 2020 - 12:56 WIB
Menurut dia, pada saat datang ke Bazoga kondisinya dalam keadaan stres berat. Fesesnya juga mencret atau cair. Namun saat ini kondisinya sudah lebih tenang dan stabil. "Itu terlihat dari feses yang mulai membeku atau berbentuk," ujar pria yang akrab disapa Aan ini.
Si Abah datang ke Kebun Binatang Bandung pada Jumat, 26 Juni 2020 pekan kemarin, pukul 23.00 WIB setelah diangkut dari Ciamis. Penyelamatan dilakukan tim rescue Bazoga yakni dokter Dedi Tri Sasongko, Asep Herry Hermawan, kiper Gin-GIn Ginanjar, dan driver Asep oboy.
Si Abah, tutur Aan, saat ini ditangani oleh tim dokter dan perawat satwa di Bazoga. Nantinya, akan dilakukan general check up untuk mengetahui kondisi si Abah dalam waktu dekat. Untuk mengetahui komposisi tubuh, perkiraan umur dan hal lainnya.
"Hari Minggu kemarin, si abah ditengok oleh direktur KKH, Indra Exploria dan tim. Tapi sampai saat ini, belum ada keputusan akan diapakan macan tutul ini," tutur Aan.
Si Abah datang ke Kebun Binatang Bandung pada Jumat, 26 Juni 2020 pekan kemarin, pukul 23.00 WIB setelah diangkut dari Ciamis. Penyelamatan dilakukan tim rescue Bazoga yakni dokter Dedi Tri Sasongko, Asep Herry Hermawan, kiper Gin-GIn Ginanjar, dan driver Asep oboy.
Si Abah, tutur Aan, saat ini ditangani oleh tim dokter dan perawat satwa di Bazoga. Nantinya, akan dilakukan general check up untuk mengetahui kondisi si Abah dalam waktu dekat. Untuk mengetahui komposisi tubuh, perkiraan umur dan hal lainnya.
"Hari Minggu kemarin, si abah ditengok oleh direktur KKH, Indra Exploria dan tim. Tapi sampai saat ini, belum ada keputusan akan diapakan macan tutul ini," tutur Aan.
(awd)
Lihat Juga :