Ika Puspitasari Sebut Kota Mojokerto Menuju Kota Metropolis dengan Akar Budaya Terjaga

Selasa, 26 Juli 2022 - 14:15 WIB
Hal senada juga diungkapakan oleh Ketua Tim Penilai Lomba Gotong Royong, Tri Yuwono. Menurutnya di tengah kemajuan zaman yang saat ini menuju Society 5.0, dia mengajak untuk tetap bangga menjadi bangsa yang mengejawantahkan nilai gotong royong baik antara pemerintah, masyarakat dan lembaga masyarakat.

Pihaknya juga berharap melalui pelaksanaan lomba ini, dapat menjadi upaya dalam rangka melestarikan sekaligus memupuk semangat nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.

Tri Yuwono menjelaskan bahwa terdapat empat aspek dalam penilaian praktik gotong royong di pemerintah kelurahan. Yaitu, Bidang Kemasyarakatan (30%), Bidang Ekonomi (20%), Bidang Sosial dan Agama (30%) serta Bidang Lingkungan (20%). Sementara untuk pelaksanaanya, penilaian Kelurahan Kedundung akan berlangsung pada 25-26 Juli 2022.

Menghadapi proses penilaian tersebut, sosok yang akrab disapa Ning Ita ini mengapresiasi seluruh pihak, terutama tim Kelurahan Kedundung, yang telah mengerahkan usaha terbaik sehingga dapat mencapai titik ini. Ning Ita juga berpesan agar tim Kelurahan Kedundung dapat memaparkan dengan baik serta menunjukkan bahwa apa yang ada dalam administrasi linier dengan kenyataan di lapangan.

Ke depan, pihaknya berharap agar prestasi ini tidak hanya dicapai satu atau dua kelurahan saja, tetapi seluruh 18 kelurahan yang ada di Kota Mojokerto> "Sehingga Kota Mojokerto dapat menjadi barometer sebuah daerah yang metropolis namun masih menjaga nilai akar budayanya,” pungkasnya. CM
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!