Curhat 2 Wanita yang Jadi Istri Simpanan Pengusaha dan WNA Jepang

Minggu, 24 Juli 2022 - 16:52 WIB
Meski bertabur harta bukan berarti hidup Lina senang selamanya. Ketika menjadi istri simpanan, dia kerap tertekan karena harus menuruti segalanya khususnya kebutuhan syahwat.

Dia harus siap melayani keinginan sang pejabat, kapan pun dan di mana pun. “Saya harus melayani apa pun gayanya. Kalau tidak mau dia selalu marah,” tutur Lina, beberapa waktu lalu.

Selain hubungan ranjang, dia juga terpikir tidak mencintai terlalu dalam si pejabat maupun pengusaha dengan menyudahi asmara terlarang menjadi istri simpanan. Bahkan, ketakutan kerap menggelayuti apabila suatu saat hubungannya diketahui istri sah.

“Makanya saya membatasi dan membuang jauh-jauh perasaan jatuh hati karena pria itu memiliki istri dan anak,” ucapnya.

Satu lagi wanita simpanan bernama Kirey juga mengisahkan suka dukanya selama setahun menjadi istri simpanan WNA Jepang. Motivasi dia mau menjadi istri WNA Jepang tak lain ingin bergaya hidup mewah dan bergelimang harta.

”Sudah satu tahun jadi simpanan, mau apa saja dibelikan,” kata Kirey, mahasiswi Bekasi ini.

Tak tanggung- tanggung semua fasilitas mewah diberikan oleh WNA Jepang yang menjabat direktur di Kawasan Industri Bekasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!