Ini Alasan Orang Tua R, Ikat sang Buah Hati dengan Rantai

Sabtu, 23 Juli 2022 - 08:12 WIB
“Kedua orang tua tersebut berinisiatif untuk mengekang atau membatasi pergerakan anak dengan cara yang salah yaitu mengikat dua tangan dan kaki anaknya agar tidak dapat pergi atau menganggu warga sekitar,” ujarnya.

Ivan menegaskan, anak R tidak melakukan pencurian. Pasalnya orang tua juga sempat mengklaim bahwa anak kerap melakukan pencurian makanan. “Jadi bukan mencuri, anaknya merasa kelaparan sehingga dia ingin mengambil makanan di rumahnya,” ucapnya.

Sebelumnya, R (15) anak asal Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi diduga menjadi korban penganiayaan oleh orang tuanya. R diduga dianiaya dengan kakinya diikat dengan rantai.

Kejadian tersebut viral di media sosial, awalnya anak tersebut diketahui berhasil kabur dari rumahnya dengan kondisi kaki di rantai. Dalam informasi yang beredar tersebut, anak diikat lantaran kerap mencuri makanan.

Diketahui dalam kasus ini ada dua terlapor yang diperiksa. Keduanya ialah P yaitu ayah kandung korban dan A yaitu ibu tiri korban.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!