Disdik Gandeng Provider agar Server PPDB Tidak Down
Sabtu, 27 Juni 2020 - 09:00 WIB
Berbagai persiapan terus dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar menjelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2020/2021. Salah satunya memastikan server tidak down saat diakses. Foto : Ilustrasi/Istimewa
MAKASSAR - Berbagai persiapan terus dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar menjelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2020/2021. Salah satunya memastikan server tidak down saat diakses. Baca : Server Terganggu, Warga Mengaku Daftar Manual di SMPN 1 Pallangga
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Amelia Malik mengatakan telah menggandeng provider untuk menjamin server PPDB agar tidak down saat diakses calon peserta didik "Secara teknis 100% kita anggap aman," ungkap Amel, kemarin.
Jikapun nantinya ada kendala, Amelia mengaku telah menyiapkan langkah antisipasi. Jadwal pendaftaran bisa saja diperpanjang. Termasuk menyiapkan layanan pengaduan. "Kalau pada saat pendaftaran ada masalah, bisa saja kita lakukan penambahan jadwal," ucapnya.
Meski pendaftaran dibuka full daring, namun pihaknya tetap menyiapkan tim untuk membantu orang tua calon peserta didik jika kesulitan mendaftar melalui website www.ppdb.makassar.go.id.
Hanya saja, ia berharap agar para orang tua siswa tetap melakukan pendafataran secara online untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan untuk mematuhi protokol kesehatan pencegaha COVID-19.
Sebagai contoh, PPDB di Pulau Sangkarrang yang memiliki keterbatasan jaringan sehingga harus dibuka pendaftaran secara online hanya saja dibantu oleh operator sekolah. "Kita ada tim untuk membantu mendaftarkan, cuma kan kalau bisa daftar sendiri kenapa tidak. Kita takut kalau kita buka ruang bisa saja masyarakat lebih memilih mendaftar secara manual padahal verifikasinya tetap daring," bebernya.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Amelia Malik mengatakan telah menggandeng provider untuk menjamin server PPDB agar tidak down saat diakses calon peserta didik "Secara teknis 100% kita anggap aman," ungkap Amel, kemarin.
Jikapun nantinya ada kendala, Amelia mengaku telah menyiapkan langkah antisipasi. Jadwal pendaftaran bisa saja diperpanjang. Termasuk menyiapkan layanan pengaduan. "Kalau pada saat pendaftaran ada masalah, bisa saja kita lakukan penambahan jadwal," ucapnya.
Meski pendaftaran dibuka full daring, namun pihaknya tetap menyiapkan tim untuk membantu orang tua calon peserta didik jika kesulitan mendaftar melalui website www.ppdb.makassar.go.id.
Hanya saja, ia berharap agar para orang tua siswa tetap melakukan pendafataran secara online untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan untuk mematuhi protokol kesehatan pencegaha COVID-19.
Sebagai contoh, PPDB di Pulau Sangkarrang yang memiliki keterbatasan jaringan sehingga harus dibuka pendaftaran secara online hanya saja dibantu oleh operator sekolah. "Kita ada tim untuk membantu mendaftarkan, cuma kan kalau bisa daftar sendiri kenapa tidak. Kita takut kalau kita buka ruang bisa saja masyarakat lebih memilih mendaftar secara manual padahal verifikasinya tetap daring," bebernya.
Lihat Juga :