Banjir Masih Merendam Kedoya, Warga Berharap Bantuan
Sabtu, 16 Juli 2022 - 14:28 WIB
"Banjir sejak tiga hari yang lalu. Sebelumnya hanya rob, biar pun enggak hujan, tetap banjir. Tertinggi semalam, waktu hujan deras," ujarnya.
Ia menyebut banjir disebabkan intensitas hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir. "Curah hujan tinggi. Terus kali di belakang sana (Kali Pesing), kayak banyak sampah gitu. Mungkin itu bisa jadi penyebabnya," jelasnya.
Baca juga: Warga Depok Terjebak Banjir, BNPB: 57 KK Berhasil Dievakuasi
Barang-barang berharga miliknya sempat terendam air dan menyulitkan proses evakuasi. Sebab, banjir secara tiba-tiba masuk ke dalam pemukiman warga.
"Sekarang kan rel sudah enggak bisa buat ngungsi. Sebelum ada dua rel, jadi yang sebelah bisa buat ngungsi. Sekarang sudah enggak bisa. Karena kalau dulu, rel satunya belum beroperasi. Dulu jalur satunya bisa buat ngungsi," tegasnya.
Sri menyebut banjir masih dapat meningkat apabila hujan datang lagi. Untuk itu, ia pun meminta Pemkot Jakarta Barat dapat memberikan bantuan logistik kepada warga yang terdampak banjir.
"Selama ini belum ada, karena dari tingkat kelurahan, kecamatan, bahkan pemkot tidak ada nomornya. Dulu ada, sekarang enggak pernah ada lagi. Terakhir kira-kira tahun 2019 untuk bantuannya," paparnya.
Ia menyebut banjir disebabkan intensitas hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir. "Curah hujan tinggi. Terus kali di belakang sana (Kali Pesing), kayak banyak sampah gitu. Mungkin itu bisa jadi penyebabnya," jelasnya.
Baca juga: Warga Depok Terjebak Banjir, BNPB: 57 KK Berhasil Dievakuasi
Barang-barang berharga miliknya sempat terendam air dan menyulitkan proses evakuasi. Sebab, banjir secara tiba-tiba masuk ke dalam pemukiman warga.
"Sekarang kan rel sudah enggak bisa buat ngungsi. Sebelum ada dua rel, jadi yang sebelah bisa buat ngungsi. Sekarang sudah enggak bisa. Karena kalau dulu, rel satunya belum beroperasi. Dulu jalur satunya bisa buat ngungsi," tegasnya.
Sri menyebut banjir masih dapat meningkat apabila hujan datang lagi. Untuk itu, ia pun meminta Pemkot Jakarta Barat dapat memberikan bantuan logistik kepada warga yang terdampak banjir.
"Selama ini belum ada, karena dari tingkat kelurahan, kecamatan, bahkan pemkot tidak ada nomornya. Dulu ada, sekarang enggak pernah ada lagi. Terakhir kira-kira tahun 2019 untuk bantuannya," paparnya.
Lihat Juga :