Ini Pertimbangan UMI Beri Gelar Doktor Kehormatan ke Menteri Pendidikan Malaysia
Sabtu, 16 Juli 2022 - 12:53 WIB
Pentingnya ekspansi dalam mendukung kemajuan UMI , kata dia, sejalan denganmengembangkan kebijakan dan rencana aksi Internasionalisasi Pendidikan Tinggi Pemerintah Malaysia, untuk memposisikan Malaysia sebagai pusat pendidikan di tingkat regional serta global.
Dalam orasi ilmiahnya pada Tudang Sipulung Mengkontruksi Entitas Global Masyarakat Sulawesi Selatan, Noraini mengatakan strategi internasionalisasi yang efektif perlu diidentifikasi untuk mengatasi masalah, tantangan, dan kesenjangan implementasi yang ada. Sehingga kualitas pendidikan baik di Malaysia maupun Indonesia semakin baik ke depan.
"Hal ini dapat dilakukan melalui berbagai sesi engagement dengan para pemangku kepentingan, tidak hanya melibatkan Depdiknas, tetapi juga yurisdiksi kementerian dan lembaga lain, terutama yang terkait dengan manajemen kemahasiswaan internasional,” sebut dia.
Sementara itu, Rektor UMI , Prof Basri Modding, menegaskan, penyerahan gelar kehormatan kepada Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia ini tak lepas dari kinerjanya selama menahkodai jabatan menteri.
"Sebut saja YBM Datuk Seri Dr Noraini Binti Ahmad, kami pilih karena selain sebagai menteri perempuan, ia juga salah satu tokoh politik nasional," ucapnya.
Dalam orasi ilmiahnya pada Tudang Sipulung Mengkontruksi Entitas Global Masyarakat Sulawesi Selatan, Noraini mengatakan strategi internasionalisasi yang efektif perlu diidentifikasi untuk mengatasi masalah, tantangan, dan kesenjangan implementasi yang ada. Sehingga kualitas pendidikan baik di Malaysia maupun Indonesia semakin baik ke depan.
"Hal ini dapat dilakukan melalui berbagai sesi engagement dengan para pemangku kepentingan, tidak hanya melibatkan Depdiknas, tetapi juga yurisdiksi kementerian dan lembaga lain, terutama yang terkait dengan manajemen kemahasiswaan internasional,” sebut dia.
Sementara itu, Rektor UMI , Prof Basri Modding, menegaskan, penyerahan gelar kehormatan kepada Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia ini tak lepas dari kinerjanya selama menahkodai jabatan menteri.
"Sebut saja YBM Datuk Seri Dr Noraini Binti Ahmad, kami pilih karena selain sebagai menteri perempuan, ia juga salah satu tokoh politik nasional," ucapnya.
Lihat Juga :