Kader Bangsa dari Indonesia Timur Layak Dipertimbangkan Partai pada Pilpres 2024

Rabu, 13 Juli 2022 - 12:35 WIB
Isran Noor yang berdarah Kutai dan Bugis kelahiran 20 September 1957 ini, memiliki riwayat panjang dalam organisasi sosial kemasyarakatan. Isran adalah Anggota Pengurus Kosgoro Kaltim (1991–1992), Ketua Perhimpunan Penyuluhan Pertanian Indonesia (PERHIPTANI) Provinsi Kaltim (1986–2000), Sekretaris Harian Brunai-Indonesia-Malaysia-Philipines East Asia Growth Area (BIMP EAGA) (1996–2000).

Anggota Pengurus Kiasgoro Kaltim (1991–1992), dan Ketua Perhimpunan Penyuluhan Pertanian Indonesia (PERHIPTANI) Provinsi Kaltim (1986–2000). Isran adalah juga Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Mulawarman (2015–2020), Ketua Umum APKASI (Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia), dan Wakil Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) 2019-2023.

Secara organisasi politik, Isran Noor, pernah menjadi Ketua DPC Partai Demokrat Kutai Timur, Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur, Ketua Umum DPP Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, Ketua DPW Partai NasDem Kalimantan Timur (2020–2015), Ketua DPC Partai Demokrat Kutai Timur, Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur, Ketua Umum APKASI (Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia), Ketua Umum DPP Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia dan Ketua DPW Partai NasDem Kalimantan Timur (2020–2025).

Mantan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur ini menceritakan pengalamannya ketika peresmian Ibu Kota Negara (IKN) oleh Presiden Jokowi 14 Maret 2022 lalu. Waktu itu, ujarnya, Ketua Umum PBNU Gus KH Yahya Cholil Staquf di depan Presiden Jokowi dan para gubernur se-Indonesia saat menyampaikan sambutan, memberikan apresiasi atas kesediaan Gubernur Isran Noor menjadi salah satu A'wan Syuriyah PBNU.

"Kalau saya ini, NU offline. Karena saya lahir dan tumbuh seumur hidup tidak pernah keluar dari pesantren. Kalau Pak Gubernur ini (isran Noor), NU-nya NU online. Beliau menjalankan ke-NU-annya secara virtual," ucap Meilinda mengutip Yahya Staquf.

Baca: Lindungi Ribuan Nakes, 3.500 Paket Soklin Antisep Dibagikan ke Puskesmas dan Faskes.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!