Penularan PMK Meluas, Sulsel Berhenti Pasok Hewan Ternak dari Daerah Lain

Selasa, 12 Juli 2022 - 17:17 WIB
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Toraja Utara, Lukas P Datubarri mengatakan, pihaknya saat ini tengah mengupayakan berbagai cara untuk menekan penyebaran virus di tengah keterbatasan anggaran.

"Sekarang kami isolasi semua perbatasan. Kami lakukan apa yang bisa kami lakukan karena kami sangat keterbatasan dana," katanya.

Baca Juga: Jabar Ambil Langkah Tegas, Kembalikan Hewan Ternak Terjangkit PMK ke Daerah Asal

Bantuan vitamin dari pemerintah provinsi pun sudah disebar ke hewan-hewan ternak, seiring permintaan obat dari masyarakat yang juga makin tinggi.

"Kemarin dari bantuan provinsi ada beberapa botol. Kami juga sudah lakukan dua kali penyuntikan. Sekarang kami lagi kewalahan karena keterbatasan obat-obatan. Permintaan masyarakat itu sangat tinggi," bebernya.

Sementara untuk langkah pemusnahan, Lukas menyebut masih akan berdiskusi dengan pimpinan. Pasalnya, nilai ekonomi dari ternak-ternak yang terinfeksi tidaklah murah.

"Sementara kami mau diskusikan dengan pimpinan kami untuk anjuran pemerintah pusat tentang pemusnahan tapi tidak serta merta kami bisa lakukan itu karena nilai ekonomi kerbau itu sangat tinggi apalagi kalau dengan kompensasi 10 juta. Kami mau bertemu lagi dengan peternak untuk membahas lagi soal itu," tandasnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!