Pertamina Dianggap Lamban Tindak Lanjuti Permintaan Jokowi Soal Harga BBM
Minggu, 26 April 2020 - 17:22 WIB
”Sementara kita mengetahui di negara tetangga, masyarakatnya sedang menikmati harga BBM dan biaya hidup lainnya dengan harga yang sangat murah. Tidak terlalu sulit bagi PT Pertamina untuk sedikit merelakan pendapatannya dalam rangka meringankan beban hidup jutaan kaum buruh, petani, nelayan dan pedagang yang semakin mengkhawatirkan hari-hari ini,” ungkap Arya.
Lebih lanjut Arya mengungkapkan, penurunan harga BBM akan menjadi harapan satu-satunya ketika ancaman inflasi dan bahkan resesi ekonomi yang sebentar lagi menggerogoti ekonomi global. “PT Pertamina bersama Kementrian ESDM diharapkan untuk patuh terhadap instruksi Bapak Presiden. Jangan sampai janji Pesiden justru menjadi pepesan kosong bagi rakyat”, ujarnya.
Masyarakat, ungkap Arya, sedang menanti kabar baik yang akan secara signifikan menurunkan harga-harga jasa dan komoditas pangan lainnya ini. “Pemerintah dan PT Pertamina hanya perlu menjawabnya dengan memberikan insentif fiskal populis dalam tempo yang sesingkat-singkatnya” tutup Arya.
Lebih lanjut Arya mengungkapkan, penurunan harga BBM akan menjadi harapan satu-satunya ketika ancaman inflasi dan bahkan resesi ekonomi yang sebentar lagi menggerogoti ekonomi global. “PT Pertamina bersama Kementrian ESDM diharapkan untuk patuh terhadap instruksi Bapak Presiden. Jangan sampai janji Pesiden justru menjadi pepesan kosong bagi rakyat”, ujarnya.
Masyarakat, ungkap Arya, sedang menanti kabar baik yang akan secara signifikan menurunkan harga-harga jasa dan komoditas pangan lainnya ini. “Pemerintah dan PT Pertamina hanya perlu menjawabnya dengan memberikan insentif fiskal populis dalam tempo yang sesingkat-singkatnya” tutup Arya.
(ihs)
Lihat Juga :