Kementan Terus Pantau dan Koordinasikan Penanganan ASF
Jum'at, 26 Juni 2020 - 11:22 WIB
Lebih lanjut, Ia juga memastikan bahwa penanganan teknis kasus kematian babi di Pulau Nias terus berjalan dan dilakukan dengan dukungan dari berbagai pihak seperti Dinas Pekerjaan Umum dan unsur TNI, khususnya untuk penguburan (disposal) bangkai babi.
“Sosialisasi tentang risiko pemberian pakan sisa (swill feed,Red) dan penerapan biosekuriti secara sederhana kepada peternak terus dilakukan oleh petugas dinas,” tambahnya.
Ketut juga memaparkan bahwa tindakan teknis yang telah dilakukan, termasuk tindakan desinfeksi telah menekan perluasan kasus kematian ternak babi.
“Terbukti, berdasarkan data Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (ISIKHNAS), kasus kematian babi di Pulau Nias cenderung menurun. Pada bulan Mei tercatat angka kematian sebanyak 16.060 ekor, sedangkan pada bulan Juni 2.060 ekor,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Kesehatan Hewan, Ditjen PKH, Fadjar Sumping Tjatur Rasa, menyebutkan bahwa pandemi Covid-19 tidak menghalangi upaya Kementan untuk terus mengkoordinasikan penanganan ASF di beberapa daerah yang telah melaporkan kasus seperti di Sumatera Utara, termasuk Pulau Nias dan beberapa wilayah lain seperti Nusa Tenggara Timur dan Bali.
“Sosialisasi tentang risiko pemberian pakan sisa (swill feed,Red) dan penerapan biosekuriti secara sederhana kepada peternak terus dilakukan oleh petugas dinas,” tambahnya.
Ketut juga memaparkan bahwa tindakan teknis yang telah dilakukan, termasuk tindakan desinfeksi telah menekan perluasan kasus kematian ternak babi.
“Terbukti, berdasarkan data Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (ISIKHNAS), kasus kematian babi di Pulau Nias cenderung menurun. Pada bulan Mei tercatat angka kematian sebanyak 16.060 ekor, sedangkan pada bulan Juni 2.060 ekor,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Kesehatan Hewan, Ditjen PKH, Fadjar Sumping Tjatur Rasa, menyebutkan bahwa pandemi Covid-19 tidak menghalangi upaya Kementan untuk terus mengkoordinasikan penanganan ASF di beberapa daerah yang telah melaporkan kasus seperti di Sumatera Utara, termasuk Pulau Nias dan beberapa wilayah lain seperti Nusa Tenggara Timur dan Bali.
Lihat Juga :